Twitter Pak Presiden

sbytwitterMungkin berlebihan jika saya katakan Indonesia heboh karena Presiden SBY memilik akun Twitter baru karena memang ada banyak sekali orang Indonesia yang bahkan tidak tahu apa itu Twitter. Bagi pengguna Twitter, mungkin setuju bahwa Indonesia memang heboh karena akun Twitter Pak SBY ini. Memang tidak jadi soal apakah kita tahu Twitter atau tidak. Paham atau tidak paham, Twitter tidak akan membuat kita berhenti bergerak, tidak membuat kita berhenti bermanfaat.

Suka atau tidak, pak presiden kini punya akun Twitter. Mengapa Twitter dianggap penting oleh presiden? Dugaan saya adalah karena pengguna Twitter di Indonesia banyak sekali. Sebuah artikel yang dilansir Forbes akhir tahun lalu menobatkan Jakarta sebagai kota dengan pengguna Twitter paling aktif di jagat raya. Indonesia sebagai negara, menempati posisi kelima di seluruh dunia. Sederhananya, pengguna Twitter di Indonesia banyak sekali. Tidak berlebihan jika Presiden SBY menggunakan Twitter untuk berkomunikasi dengan rakyatnya.

Continue reading “Twitter Pak Presiden”

Mengunjungi Museum lewat Google Art Project

Sebenarnya ini bukan berita baru. Saya baru tertarik menuliskannya di blog ini untuk dokumentasi dan untuk Anda yang belum tahu. Kini kita bisa berkunjug ke banyak museum di seluruh dunia dan menikmati koleksinya secara virtual. Kita bisa seakan-akan masuk ke museum dan menjelajahi setiap sudut museum dan menikmati maha karya seni di dalamnya tanpa terganggu siapapun, tanpa perlu antri dan tanpa risau museum sebentar lagi akan tutup.

Pernahkan Anda membayangkan datang ke sebuah museum impian Anda dan menjadi satu-satunya pengunjung dengan waktu tak terbatas untuk menikmati setiap koleksi? Pernahkan membayangkan mengamati setiap lukisan atau patung atau benda seni bersejarah lainnya dari dekat seakan-akan Anda membawa kaca pembesar? Pernahkan membayangkan Anda menelusuri lorong-lorong museum sendirian dan berdiam diri selama mungkin tanpa ada yang mengganggu? Kini, semua itu bukan hanya angan-angan. Google Art Project telah membuat semua itu menjadi nyata. Google telah mengumpulkan koleksi puluhan jika tidak ratusan museum dan menyajikannya dengan pendekatan geospasial menggunakan teknologi yang sama dengan Google Street View. Anda bisa berkunjung ke sebuah museum dan merasakan pengalaman menikmati koleksinya seakan itu hal nyata. Berikut adalah contoh sebuah museum di Sydney: Art Gallery of New South Wales. Semua bisa dilihat di Google Art Project.

Adegan Geospasial dalam Film Taken 2

[youtube http://www.youtube.com/watch?v=Xi_Pwau-cl0]

Banyak review yang mengatakan film Taken 2 terlalu mengada-ada. Harus diakui beberapa adegan memang tidak masuk akal. Yang paling menonjol adalah keterlibatan Kim dalam operasi penyelamatan korban penculikan orang tuanya. Kim adalah seorang gadis usia belasan yang tidak pernah mendapat pelatihan operasi sejenis. Mengejutkan jika dia begitu terampil dan berani. Meski begitu, demikianlah film. Film memang menampilkan hal-hal menipu, bukan? Jika saja dia menyajikan hal-hal yang sama dengan kejadian sehari-hari mungkin kita tidak semangat menontonnya. Tulisan ini tidak akan membahas kualitas film Taken 2 secara umum tetapi menyoroti adegan geospasial di dalamnya. Adegan yang melibatkan peta.

Continue reading “Adegan Geospasial dalam Film Taken 2”

Menentukan Qiblat dengan Google Earth

Saya pernah membahas qiblat di blog ini dilengkapi dengan video. Kali ini ini saya sampaikan cara menentukan qiblat secara sederhana menggunakan Google Earth. Berikut video dan urutan langkahnya.

Continue reading “Menentukan Qiblat dengan Google Earth”

Ketika Ahok ber-Hangout!

Adalah Radio PPI Dunia yang punya ide cerdas, mewawancarai Ahok, Wakil Gubernur DKI Jakarta secara langsung terkait penanganan banjir Jakarta. Yang membuatnya istimewa ada dua. Pertama, wawancara ini bersifat interaktif sehingga memungkinkan partisipasi dari siapa saja di seluruh dunia. Kedua, wawancara ini tidak saja disiarkan dalam bentuk audio tetapi juga video menggunakan Google Hangout. Jika saya tidak salah amati, Ahok adalah wakil kepala daerah pertama di Indonesia yang menyampaikan gagasannya lewat Google Hangout sehingga bisa disimak secara langsung oleh siapa saja di seluruh dunia yang memiliki internet yang cukup. Google Hangout sudah digunakan oleh Obama dan Julia Gillard untuk berkomunikasi dengan rakyatnya. Radio PPIA Dunia melakukan sebuah terobosan yang luar biasa.

Video yang Anda saksikan berikut adalah hasil rekaman dari proses dialog ini. Ketika ini berlangsung live, video ini disiarkan di youtube. Sambil disiarkan, video ini direkam Youtube dan kini bisa Anda nikmati sebagai arsip seperti halnya video lainnya. Dari video di bawah kita bisa lihat bahwa ini benar-benar natural tanpa editing dan kini bisa dinikmati sebagai arsip apa adanya. Yang belum pernah menggunakan Google Hangout, silakan baca tulisan saya yang pernah terbit di Suara Merdeka.

Continue reading “Ketika Ahok ber-Hangout!”

Membuat Animasi: Gerakan Melingkar yang Meninggalkan Jejak

Saya menghabiskan banyak waktu untuk membuat bahan presentasi dan kuliah yang semenarik mungkin. Kali ini saya ingin berbagi ‘rahasia’ membuat gerakan melingkar yang meninggalkan jejak menggunakan power point. Silakan simak  video berikut.

Menyelamatkan diri dengan Educreation dan Corel Draw

Suatu pagi saya mendapati ada panggilan tak terjawab (missed call) di iPhone. Ini tentu hal biasa karena iPhone memang lebih sering di-silent. Yang membuatnya tidak biasa adalah nama yang tertera di layar. Sebuah nama yang menggetarkan hati, nama seorang profersor. Dia adalah pembimbing saya, maha guru di bidangnya. Tanpa menunggu lama tentu saja saya menelpon balik. Pertanyaan pertanya yang muncul darinya adalah “Andi, are you in Australia at the moment?” Tentu saja dia mengatakannya dengan sedikit kelakar menahan tawa. Entah ini terjadi karena dia tahu saya memang suka berkeliaran ke mana-mana atau semata-mata karena dia yang super sibuk sehingga tidak tahu di negara mana bimbingannya berada. Semua itu tentu saja basa-basi yang tidak ada hubungannya dengan maksudnya menghubungi saya pagi itu.

Continue reading “Menyelamatkan diri dengan Educreation dan Corel Draw”

Bagaimana Menjadi Pembicara Publik

taiwan
Presentasi di Taiwan

Seorang sahabat karib bertanya pada saya tentang tips menjadi pembicara publik. Saya yakin ada berjuta tips di luar sana yang bisa dimanfaatkan. Presentation Zen adalah salah satu situs yang memuat tips presentasi yang sangat komprehensif dan banyak orang merasa mendapatkan manfaat dari situs itu. Meski demikian, toh tidak semua pembacanya tiba-tiba menjadi seorang presenter ulung. Saya percaya bahwa sang pembelajar tetap memegang peranan paling penting dalam proses belajar. Bahan ajar dan guru bisa sama tetapi hasilnya bisa berbeda-beda pada murid yang berbeda. Oleh karena itu, saya yakin Anda tidak akan berharap tiba-tiba menjadi presenter ulung setelah membaca tulisan ini.

Continue reading “Bagaimana Menjadi Pembicara Publik”

Bersekongkol dengan rakyat

Belakangan ini saya cukup sering menonton video yang diunggah oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Youtube. Selama sekian tahun ada Youtube, baru kali ini saya betah menonton video yang ditayangkan oleh lembaga pemerintah. Ketertarikan saya melihat video PemProv DKI setara dengan antusiasme saya menyaksikan video-video Obama di Gedung Putih. Menurut saya, Pemprov DKI yang digawangi Jokowi dan Ahok telah berhasil membangun antusiasme publik. Masyarakat punya ketertarikan tinggi terhadap apa yang dilakukan oleh Gubernur dan Wagub Jakarta.

Dengan menayangkan video di Youtube, sesungguhnya Gubernur dan Wagub baru sedang berupaya ‘bersekongkol’ dengan rakyat. Sebuah video pelaksanaan rapat dengan PU yang ditayangkan di bawah ini misalnya, secara transparan menunjukkan pemikiran dan sikap tegas Gubernur dan Wagub tentang pembelaannya terhadap rakyat. Semua transparan, semua terbuka. Dengan begini, rakyat tahu persis apa yang terjadi. Dengan kata lain, rakyat diajak ikut serta mengawasi pemerintah dan terutama mengawasi sikap dan perilaku birokrat. Ini kelak juga akan jadi semacam bahan dukungan jika Gubernur dan Wakil Gubernur harus melakukan perombakan personil di suatu dinas misalnya. Dengan gagah mereka bisa bilang ‘seluruh rakyat seluruh dunia tahu kok. Mereka yang akan ada di belakang kami jika ada yang menghalangi’. Kini saya makin yakin bahwa teknologi informasi yang dimanfaatkan secara baik dan oleh mereka yang punya kuasa benar-benar bisa digunakan untuk menegakkan kebajikan. Jalan tentu saja masih panjang dan terlalu pagi untuk menghakimi. Meski demikian, Saya tidak pernah seoptimis ini tentang Indonesia melihat pemimpin yang ‘bersekongkol’ dengan rakyat melalui cara cerdas seperti yang dilakukan Jokowi-Ahok.

Saya mengaku kalah

darii http://6.mshcdn.com/

Saya mengikuti sebuah lomba menulis yang diselenggarakan oleh Telkom Solution terkait penggunaan teknologi informasi (TI) untuk mendukung kinerja perusahaan. Ketika mendapatkan informasi ini dari milis Bali Blogger, saya tidak berniat mengikutinya. Namun begitu, diskusi tidak serius di milis tersebut akhirnya membuat saya mengubah pikiran. Atas ‘desakan’ setengah guyon dari Cahya Legawa, saya akhirnya menulis dan mengirimkannya pada panitia. Ditulis suatu malam yang dingin di Innovation Campus University of Wollongong, saya mengirimkan langsung pada malam itu juga. Tulisan saya hanya 1.192 kata dari 1.200 syarat maksimum yang ditetapkan panitia.

Tulisan saya terkait penggunaan IT untuk kuliah jarak jauh yang memang saya senangi belakangan ini. Rasanya topik ini menarik untuk dibahas dan sangat mungkin untuk diterapkan dengan situasi infrastruktur TI yang dimiliki Indonesia saat ini. Tulisan itu berjudul Teknologi Inspirasi: Jarak Bukan Lagi Tirani.

Continue reading “Saya mengaku kalah”