Setelah Enam kali Gagal Beasiswa Australia, Berhasil di Percobaan Ketujuh

Di Universitas Lambung Mangkurat, saya bertemu dengan Mas Kailani, seorang dosen di Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB). Dari percakapan kami, saya tahu bahwa Mas Kailani adalah alumni University of Adelaide, Australia dengan beasiswa AAS. Beliau baru saja pulang tahun 2016. Mas Kailani juga menceritakan beliau adalah pembaca blog dan buku saya.

Continue reading “Setelah Enam kali Gagal Beasiswa Australia, Berhasil di Percobaan Ketujuh”

Advertisements

Siasat Moderator Ketika Acara Berubah

Saya diminta jadi moderator Direktur Utama (Dirut) PT. Perusahaan Gas Negara (PGN) tanggal 15 Agustus 2019. Seperti biasa, saya siapkan dengan baik. Saya pelajari CV Pak Gigih prakoso, Dirut PGN, dengan seksama. Saya sudah pastikan kalimat-kainat yang akan saya ucapkan dari awal sampai akhir. Membukanya, guyonnya, tanya jawabnya, penutupnya juga. Apalagi selevel Ditektur Utama BUMN, persiapannya tidak boleh main-main.

Continue reading “Siasat Moderator Ketika Acara Berubah”

Bagaimana UGM Menyambut Mahasiswa Baru?

Saya mengawali tulisan ini di sebuah ruangan di Teknik Mesin dan Industri UGM. Di depan saya ada 38 anak muda Indonesia yang meletup-letup gairahnya Semua itu nampak dari mata mereka yang selalu nanar dan senyum yang tersembul bergitu rajin. Mereka mahasiswa baru UGM angkatan 2019. Konon mereka adalah sebagian dari 8000an anak muda terbaik Indonesia yang berhasil masuk UGM setelah ‘menyisihkan’ 195ribuan peminat. Sebuah rasio yang mengesankan.


Continue reading “Bagaimana UGM Menyambut Mahasiswa Baru?”

A Dream from Paser

From Yogyakarta, I flew to Balikpapan, a city in East Kalimantan on 19 July 2019. Before I knew it, I already stepped my feet on the land of Borneo, only less than two hours after taking off from Adi Sucipto Airport. Borneo indeed is not far from Java but it seems quite far, somehow. There is something funny about distance and perception in this country. The distance from Java to Balikpapan may seem close but the distance from Balikpapan to Java, for many people residing in Balikpapan, might be a lot farther.

Continue reading “A Dream from Paser”

Untuk Kamu yang GAGAL Masuk Kampus Idaman

Hidupmu sudah berakhir. Kamu tidak punya masa depan. Kamu tidak pantas hidup. Kamu sangat memalukan. Kamu mengecewakan orang tuamu dan terutama kamu mengecewakan dirimu sendiri. Jadi, tidak ada gunanya kamu membaca tulisan ini. Berhentilah sampai di sini. Tulisan ini tidak berguna utukmu, seperti kamu yang juga tidak berguna sama sekali.

Continue reading “Untuk Kamu yang GAGAL Masuk Kampus Idaman”

Tips Wawancara Online dengan Skype, Zoom, Google Hangout, dll.

1. Kuasai cara menggunakan perangkat lunak yang akan digunakan. Jika belum pernah meggunakan, misalnya Zoom, Skype, Google Hangout dll, pastikan mencobanya dengan teman terlebih dahulu sehingga kamu benar-benar fasih memakai semua fasilitas penting seperti voice call, video call, share screen dll. Btw, ga usah belajar BIGO, ga akan dipakai dlm wawancara.

Continue reading “Tips Wawancara Online dengan Skype, Zoom, Google Hangout, dll.”

15 Tips di Bandara, Imigrasi, dan Pesawat

  1. Sebelum masuk bandara, siapkan tiket dan kartu identitas. Jangan baru ngeluarin semua itu di depan petugas jaga bandara. kalau kaya gitu biasanya KTP ga ketemu lah, tiket nyelip lah. Kamu juga pasti kesel kalau lihat orang di depanmu kaya gitu kan?!
  2. Saat pemeriksaan barang dengan X-Ray di pintu pertama, tidak perlu keluarin laptop atau melepas jaket. Masukkan saja semua barang bawaan ke kotak X-Ray dan segera masuk ke pintu metal detector. Lakukan dengan sigap, cepat dan tanpa ragu-ragu. Eh, itu koper juga dimasukkan, jangan ditinggal. Gimana sih?!!
  3. Begitu melewati metal detektor dan mendengar suara, segera berhenti, senyum dan bentangkan tangan tanpa ragu-ragu. Jangan pasang tampang kesel apalagi marah. Kita kan rakyat biasa. Santai aja! Tapi gak perlu takut dan pasang tampang khwatir juga. Kamu gak bawa bionet atau narkoba kan?
  4. Saat check in, pastikan siapkan paspor (kalau ke luar negeri) atau identitas lain. Untuk lebih cepat, siapkan juga tiket dari HP atau yang sudah dicetak. Jangan lupa senyum ramah pada mbak yang jaga. Tapi jangan sok cakep.
  5. Saat pemeriksaan imigrasi, maju ke konter dan senyum wajar tapi jangan menggoda. Bila perlu ucapkan salam (Good morning, Selamat pagi, dll). Segera serahkan paspor tanpa ragu. Perhatikan proses dg seksama. Dengarkan perintah kapan harus finger print dll. Santai aja, kamu bukan penjahat atau buronan kepolisian kan?
  6. Saat pemeriksaan dg X-Ray sebelum naik pesawat, keluarkan laptop, lepas jaket dan ikat pinggang (pastikan celana ngga kedodoran hehe) Keluarkan dompet dan semua logam (koin, kunci, dll). Masukkan ke tray/wadah yang disediakan. Siap2 jika diminta melepas sepatu dan pastikan kaos kakimu ngga bolong.
  7. Kalau ketemu mbak dan mas pramugari/a di pintu pesawat dan dikasih salam, jangan lupa senyum dan balas sapaannya. Kasian tuh, kadang mereka dicuekin sama penumpang. Mereka kan bukan robot. Walaupun ada juga sih yang kayak robot tersenyum hehe.
  8. Saat mau masuk pesawat, perhatikan nomor kursi dan lokasinya (jendela, tengah, atau lorong). Kalau bawa tas gendong, jangan banyak tingkah karena bisa-bisa penumpang lain kena tabok kalau kamu banyak gerakan muter-muter. Kalau mau lihat sekitar, kepala doang yang muter.
  9. Kalau sudah ketemu tempat duduk dan ternyata di sebelahmu sudah ada orang, jangan lupa sapa dan senyum saat pertama kali mata bertemu. Sekedar mengangguk sudah cukup. Tidak perlu anggap dia sombong meski tampil mentereng, tidak perlu juga anggap dia ndeso meskipun kelihatannya belum mandi. Santai aja, kamu juga gitu kali!
  10. Taruh koper di kompartemen di atas kepala. Tas gendong bisa ditaruh di bawah kursi di depan kamu. Tapi kalau kamu duduk di dekat pintu darurat, semua barang harus diletakkan di atas. Kalau mau, kamu bisa keluarkan laptop saja. Siapa tahu mau nyelesaikan skripsi atau laporan penelitian yang sudah mepet tenggat waktunya.
  11. Saat waktu makan tiba, biasanya pramugari datang dan kasih pilihan. Kadang ngomongnya cepat dan boso Inggris lagi. Pokoknya dengarkan kata2 chicken, fish atau beef. Meskipun nama masakannya serem banget, kamu bisa pilih dg bilang salah satu kata kunci itu. Daan siap2lah menerima kenyataan hehe
  12. Kalau kamu keluar pesawat, perhatikan baris di depanmu yang mau keluar juga. Kalau dia sudah berdiri siap keluar, berikan kesempatan keluar duluan. Jangan jadi orang yang menyebalkan, apalagi cuek sama HP terus sambil jalan gak peduli. Yang sudah siap2 keluar pasti kesel banget lihat kamu.
  13. Di pintu pesawat, jangan lupa berterima kasih sama mbak pramugarinya. Sama masnya juga sih. Jangan pilih kasih. Kasihan, mereka sudah capek-capek senyum dan menyampaikan salam, masa’ ga dibalas. Paling gak, senyum lah.
  14. Jika ada barang di bagasi, tunggu dengan sabar. Jangan menerobos kerumunan orang kalau pas melihat koper kamu sudah bergerak di conveyor belt. Cari lokasi yang agak lowong. Ingat, koper kamu ga akan pergi meninggalkanmu. Kamu gak pernah mengecewakannya kan?
  15. Kalau ini masuk ke negeri orang, jangan lupa isi form kedatangan. Biasanya dikasih di pesawat atau bisa diambil di bandara. Setelah itu baru ke konter imigrasi. Ingat tips di atas. Senyum wajar, jangan pasang tampang penjahat atau juga penakut. Santai aja.

Itu dulu ya. Yang punya tips lain, silakan tulis di kolom komentar 🙂
Foto: Tidak sedang Traveling ke New York