Nyepi Esok Hari

Esok hari, waktu akan berjalan seperti biasa. Kami akan terjaga saat subuh karena gema adzan dari masjid kampung yang tak jauh dari rumah. Kami akan bangkit dari tempat tidur karena susulan adzan lain tak jauh di ujung lainnya. Adzan akan tetap sahut menyahut, sebagian merdu, sebagian lagi dengan lantunan yang datar berusaha mengumpulkan energi positif. Esok adalah hari biasa saja di sekitar rumah kami. Kehidupan akan berjalan normal.

Continue reading “Nyepi Esok Hari”

Bukan Naked, tapi Nekad Traveler: Sebuah Review Film

Ketika mendengar Buku The Naked Traveler (TNT) akan difilmkan, saya khawatir. Sebagai pembaca, saya sulit membayangkan bagaimana sebuah buku perjalanan yang minim konflik berat akan dikemas menjadi film. Film, dalam bayangan sederhana saya, harus memiliki konflik serius dan penyelesaian yang daramatis. Dalam istilah yang lebai, bahagianya harus menyentuh dan mengharu biru, sedihnya harus menguras air mata. Bisakah buku perjalanan yang berbasis kejadian sebenarnya dibuat seperti itu? Di mana klimaksnya? Apa yang akan membuat penonton harap-harap cemas dan larut ke dalam kisah film? Siapa tokoh antagonisnya? Sederet pertanyaan itu mengganggu saya.

Continue reading “Bukan Naked, tapi Nekad Traveler: Sebuah Review Film”

Kopdar sambil Ngobrol soal Kuliah di Luar Negeri

Pembaca yang budiman,

Selama 13 tahun terakhir saya selalu berbagi informasi soal beasiswa dan kuliah di luar negeri. Sangat banyak tulisan yang saya buat dan ada juga buku yang saya terbitkan. Selama itu pula, puluhan seminar sudah terselenggara. Saya sangat menikmatinya. Bagi saya, berbagi selalu menyenangkan dan tidak pernah rugi.

Meskipun berbagai cara sudah saya lakukan, tetap saja ada ketidakjelasan informasi yang sampai kepada pembaca atau penyimak seminar saya. Saya akhirnya meyakini. obrolan santai dan intim memang tidak bisa dikalahkan. Keyakinan saya ini kemudian diamini oleh sahabat-sahabat muda penuh semangat di Mini Akademi dan mereka berbaik hati membuat sebuah kegiatan sehingga saya bisa bertemu dengan teman-teman pejuang beasiswa. Saya rasa ini solusi yang baik. Pertemuan ini akan santai, tidak formal sama sekali dan dalam suasana yang akrab. Kita akan bertemu di rumah saya di Jogja. Ya, betul. Anda akan menjadi tamu istimewa saya sambil kita bisa berbagi soal beasiswa dan sekolah di luar negeri.

Saya akan membagi semua pengetahuan yang saya punya dengan cara menjawab semua pertanyaan dari teman-teman. Meski demikian, saya juga yakin bahwa pertemuan ini akan menjadi media belajar juga bagi saya pribadi. Mendengar pertanyaan, keluhan, kegembiraan, kegalauan dan rasa penasaran dari teman-teman adalah sarana belajar yang baik. I am so excited!

Oh ya, kali ini teman-teman akan dikenai uang pembayaran. Pertama karena acara ini memang disiapkan dengan sangat serius dan profesional oleh orang-orang yang patut kita hargai jerih payahnya. Kedua karena kami yakin bahwa perjuangan memerlukan pengorbanan dan teman-teman adalah orang-orang yang serius dalam berjuang. Apakah ini berarti saya sudah kehilangan komitmen berbagi secara cuma-cuma? Kita tidak perlu berdebat soal ini. Jika teman-teman adalah pembaca setia blog ini, saya tidak perlu menceritakan banyak hal tentang komitmen saya dalam berbagi.

Tunggu apa lagi, ayo kita kopi darat sambil ngobrol hangat.

Link: bit.ly/DaftarTemuAndi

Poster: bit.ly/TemuAndi

Tujuh Rahasia Lamaran Beasiswa yang Layak Diterima

Jika Anda sedang menyiapkan lamaran beasiswa luar negeri untuk sekolah S1, S2 atau S3, atau untuk tujuan studi lainnya, Anda perlu pertimbangkan tujuh rahasia ini.

Continue reading “Tujuh Rahasia Lamaran Beasiswa yang Layak Diterima”

Antara Peduli dan Tidak Percaya

Dalam sebuah seminar tentang beasiswa luar negeri di Jogja, seorang perempuan yang nampak sudah cukup senior bertanya. Melihat usianya yang tidak muda lagi, saya duga perempuan itu adalah seorang pejuang yang hebat. Betapa tidak, usianya sudah senior, masih bersemangat mengikuti seminar beasiswa luar negeri dan aktif bertanya saat seminar itu. Mengagumkan semangatanya. Usia memang semestinya tidak mendikte kita dalam belajar dan mengejar ilmu.

Continue reading “Antara Peduli dan Tidak Percaya”

Keterpaparan

Serombongan anak kecil usia maksimal lima tahun nampak berbaris rapi di koridor menuju lift. Gedung itu jadi ramai oleh celoteh mereka yang memang cenderung bebas dan tidak mau diatur. Kelakar, jeritan, teriakan dan tawa terdengar riuh rendah. Sementara itu seorang perempuan paruh baya nampak sibuk menenangkan mereka. Perempuan itu memastikan setiap anak masih memegang tali temali panjang yang ‘mengikat’ rombongan makhluk kecil itu. “Please, don’t do that!” kata perempuan itu tiap kali melihat anak kecil yang melepaskan pegangannya. Setiap anak harus ‘terikat’ dan semua harus dipastikan bergerak berasama.

Continue reading “Keterpaparan”

Beasiswa Australia Awards tahun 2017 sudah dibuka 1 Februari 2017

Tidak kurang dari satu dekade, saya selalu menulis tentang kesempatan bagi warga negara Indonesia untuk belajar S2 atau S3 di Australia dengan beasiswa dari Pemerintah Australia. Tanggal 1 Februari 2017, kesempatan itu datang lagi dan saya pun menuliskannya lagi. Tidak ada rasa bosan meskipun sebenarnya apa yang saya tulisa dari tahun ke tahun itu tidak jauh berbeda. Sebenarnya tulisan ini tidak perlu panjang karena saya cukup menuliskan bahwa kesempatan untuk mendapatkan beasiswa Australia tahun 2017 kini telah dibuka. Bagi mereka yang tertarik, saya cukup menuliskan bahwa semua informasi rinci ada di website resminya: www.australiaawardsindonesia.org.

Karena informasi soal beasiswa itu sudah jelas dan lengkap di websitenya, saya akan cerita hal lain yang ringan-ringan saja. Terkait kisah saya mendapatkan beasiswa tersebut, sangat banyak tulisan yang sudah saya terbitkan di blog saya ini. Silakan berselancar di www.madeandi.com/aas/.

Continue reading “Beasiswa Australia Awards tahun 2017 sudah dibuka 1 Februari 2017”