Saya bekerja di Unilever ketika lulus S1 di Teknik Geodesi UGM di tahun 2001 silam. Gajinya tinggi, paling tidak menurut saya yang uang bulanannya sebagai mahasiswa berkisaran di beberapa ratus ribu ketika itu. Saat mulai bekerja, saya diberi uang tunjangan pulsa sebesar 500 ribu. Sebuah mobil Suzuki Katana jadi ‘mobil lapangan’, ketika itu. Bagi saya itu luar biasa.
Tidak sampai setahun bekerja, saya pindah ke Astra di Jakarta. Alasannya bukan gaji karena gajinya turun hingga 800 ribu rupiah. Ada alasan lain. Saya ingin lebih dekat dengan bidang ilmu yang saya pelajari di S1. Di Astra, saya menjadi seorang programmer yang dekat dengan tema skripsi saya.
Continue reading “Tentang Gaji Dosen”