Menyingkap Misteri ‘Provokasi’ Kapal Malaysia di Selat Malaka

Pada tanggal 9 April 2019 beredar video kapal Indonesia yang nampak sedang berkejaran dengan kapal patroli Malaysia di Selat Malaka. Menurut video, kapal Malaysia mengusir atau memprovokasi kapal Indonesia di perairan Indonesia. Dari berita, hal ini terjadi setelah patroli Indonesia menangkap kapal nelayan Malaysia yang dianggap beroperasi di perairan Indonesia. Apakah yang terjadi?

Continue reading “Menyingkap Misteri ‘Provokasi’ Kapal Malaysia di Selat Malaka”

Advertisements

Quick Count dan Mencicipi Lawar

lawar.jpgBiasanya ibu saya bertanya soal pemilu. Lima tahun lalu beliau bertanya soal quick count, exit poll dan survei. Tidak mudah menjelaskan itu kepada seseorang yang hanya lulus SD di tahun 1960an tapi toh tetap harus saya lakukan. Jika saya, orang sekolahan yang sudah menghabiskan begitu banyak uang rakyat dunia untuk pendidikan, tidak bisa menjelaskan hal ini kepada ibu saya, tentu kepercayaan beliau terhadap pendidikan bisa runtuh.

Continue reading “Quick Count dan Mencicipi Lawar”

Islam in My Eyes

Muslim friends praying at our home during their visit.

.

I am a Hindu. I was born in Bali where Hindu is the major religion. Since 1996 I have lived outside Bali. I know precisely how it feels to be a part of a minority group of religion. I have learned a lot and continue to do so. My friends are mostly Muslims.

.

When I was a student at Universitas Gadjah Mada, I had a close friend who was an activist and chairman of an Islamic student organization on campus. We worked well together. I once helped him made a ‘wall magazine’ and a bulletin board for the Islamic organization. It was fun that I had to create Arabic calligraphy without me understanding anything. Nevertheless, I enjoyed it and I received a lot of appreciation. He remains a good friend until today.

Continue reading “Islam in My Eyes”

Aku dan (orang) Islam

Sejak tahun 1996 aku tinggal di luar Bali, tahu rasanya menjadi bagian dari kelompok yang anggotanya sedikit dari segi agama. Aku banyak belajar. Temanku kebanyakan Muslim.

Aku berkawan dengan seorang aktivis dan ketua organisasi Islam di kampus, kami bekerja sama dengan baik. Aku pernah membuatkan majalah dinding dan papan pengumuman untuk organisasi Islam itu. Sangat menyenangkan, banyak apresiasi.

Continue reading “Aku dan (orang) Islam”

Biar Kuliahnya Ngga Gitu-gitu Aja

“3 kata untuk I Made Andi Arsana”

Kuliah yang baik adalah yang interaktif. Masalahnya, tiap kali ditanya, mahasiswa anteng2 aja. Tiba2 jadi pendiam. Gimana solusinya? Lakukan interaksi yang anonim dengan cara yang akrab sama mereka. Gunakan HP.

Misal kita ingin mengetahui pandangan mahasiswa terkait mata kuliah kita. Misal kita mau tanya “apa hal pertama yang muncul ketika mendengar mata kuliah ini?”

1. Pakai Google Docs (Form dan Sheet) (docs.google.com)

Buat google Form dengan satu pertanyaan di atas. Selanjutnya kirim link form ini ke grup WA/Line mahasiswa saat ngajar sehingga mereka langsung bisa buka di HP masing2. Minta mereka mengisi. Karena tanpa nama, biasanya semua mau ngisi. Gimana? Nggak tahu cara bikin Google Form? Hmmm

Di saat yang sama, tampilkan hasil jawaban mereka di Google Sheet yang menampilkan hasil/respon Google Form. Setiap ada yang menjawab, maka hasilnya tampil di layar. Mahasiswa merasa terlibat dan ‘excited’ karena mereka melihat jawaban mereka tampil tapi tidak malu karena tidak ada yang tahu. Akhirnya banyak yang menjawab dg lebih ‘berani’ dan kreatif. Kelas bisa jadi seru penuh tawa.

2. Pakai Mentimeter (mentimeter.com)

Login ke Mentimeter (bisa pakai FB atau bikin akun sendiri) dan buat sebuah slide interaksi. Intinya dg Mentimeter ini, kita akan bikin slide tapi isinya merupakan sumbangan para mahasiswa kita. Misal buat slide dengan pertanyaan “kesan tentang kuliah ini” dan beri kesempatan mereka menulis 3 kata. Setelah rancangan slide jadi, kirim link ke grup WA/Line mahasiswa sehingga mereka langsung bisa mengisi.

Hasil isian mereka bisa ditampilkan dalam bentuk word cloud di slide yang kita rancang tadi. Tampilkan itu pada saat mereka mengisi sehingga semua orang bisa melihat kontribusi mereka tapi anonim. Seperti layaknya word clud, kata yang paling sering muncul akan tampil paling besar.

Kedua model di atas juga bisa dipakai untuk kuis, evaluasi pemahaman materi, dan tanya jawab lainnya. Di kelas saya yang jumlah mahasiswanya 70 orang, partisipasinya bisa lebih dari 100. Sakti bener hehe. Selamat mencoba.

I Made Andi Arsana

Teknik Geodesi UGM

PS. Metode di atas saya contek dari Pak Nurcahyadi, GM Hyatt Jogja dan Pak Irwan Endrayanto (MIPA UGM).

Tipuan-Tipuan di Media Sosial

Saya bertemu seorang kawan yang begitu hebat. Sudah lebih dari lima tahun saya mengenalnya dan kekaguman saya tidak berhenti. Hal lain yang juga saya kagumi dari dia adalah keluarganya yang begitu istimewa. Istrinya sangat mendukung dan bijaksana dan kedua anaknya yang pintar dan ceria. Tentu saja semua itu saya ketahui dari ungahan-ungahannya di Facebook. Kami memang terpisah benua.

Continue reading “Tipuan-Tipuan di Media Sosial”

15 Tahun Ngeblog

Adalah sebuah posting dari seorang kawan, di milis kami, para penerima beasiswa ADS, yang menjadi titik awal. Posting itu tentang Enda Nasution, seorang blogger, yang kemudian dikenal sebagai Bapak Blogger Indonesia. Saya sendiri tidak tahu apa itu blog.

Continue reading “15 Tahun Ngeblog”