Putri Malu, Elin dan Ikan Kecil di Pancuran

Sore itu saya mengajak Lita, anak saya, pergi ke pancuran di dekat rumah di Tabanan Bali. Beji, orang Bali menyebutnya, sebagai tempat untuk mengambil air suci saat upacara di Pura yang ada di desa. Pancuran ini tidak pernah kering, selalu berlimpah air bahkan di musim kemarau yang paling panjang sekalipun. Konon ini sudah terjadi sejak zaman dahulu, seperti diceritakan oleh orang tertua di kampung kami.

Saya menelusuri jalan setapak yang kini berbeton kuat. Ingatan saya melayang ke suatu masa 20 tahun silam saat menyusuri jalan yang sama dengan sepeda gayung. Saat itu saya masih kelas 1 SMP, berusia sekitar 13 tahun. Jalanan waktu itu berlumpur dan ditumbuhi rumput yang liar. Lumpur dan rumpur di musim hujan adalah paduan sempurna yang tidak pernah membiarkan sepatu saya bersih sampai di sekolah. Sore itu saya termenung sendiri sambil menceritakan hal itu pada Lita. Dia mungkin mengerti ceritanya tetapi sepertinya tidak bisa merasakan apa yang saya rasakan dulu. Di jalanan yang terjal dan licin seperti itu, sepeda lebih sering dituntun daripada dinaiki, itu pasti. Ingatan saya juga melayang ke SMP 2 Marga dan terutama guru-gurunya yang meletakkan landasan yang kuat bagi pengetahuan saya saat ini.

Continue reading “Putri Malu, Elin dan Ikan Kecil di Pancuran”

Tips Wawancara Beasiswa ADS 2012

Jika Anda akan wawancara Beasiswa ADS tahun 2013 ini silakan baca tulisan ini.

Winter tahun 2010

Saya ingin mengawali tulisan ini dengan doa yang tulus agar Anda, para pembaca sekalian, mendapat manfaat dari tulisan ini. Bagi sahabat yang akan mengikuti wawancara beasiswa ADS pada bulan Januari 2012, dengan segala ketulusan hati saya mendoakan yang terbaik. Kita semua percaya bahwa memperoleh beasiswa adalah misteri illahi tetapi kita juga yakin bahwa tidak ada hasil yang baik tanpa usaha yang sungguh-sungguh. Seperti yang dipercaya Alif dalam Negeri Lima Menara, Manjadda wajadda. Barang siapa yang bersungguh-sungguh akan menuai hasil yang baik. Thomas Jefferson bernah berujar, “semakin keras saya bekerja, semakin beruntung saya merasa”. Usaha Anda membaca tulisan ini adalah manifestasi dari kesungguhan. Doa dan ikhtiar itu semoga menjadi semakin sempurna karena saya menuliskan tips kecil ini juga dengan kesungguhan.

Continue reading “Tips Wawancara Beasiswa ADS 2012”

Profil Video I Made Andi Arsana

Parkir

Genjo megadakan reuni, temu kangen dengan teman-temannya sesama lulusan luar negeri. Belum lengkap satu bulan mereka di tanah air, kerinduan sudah memuncak dan mereka memutuskan untuk mengadakan reuni. Isinya sederhana saja, kangen-kangenan sambil mengenang segala kehebatan luar negeri.

Continue reading “Parkir”

Kebaikan kecil

Saya pernah membaca sebuah artikel di pertengahan tahun 1990an yang cukup menarik. Menurut artikel itu, orang sering merasa kagum dan bahkan terkesima kepada orang yang jujur, misalnya jika orang itu mengembalikan sebuah dompet yang ditemukannya di jalan. Yang menarik, artikel itu menganggap tindakan mengagumi itu sesungguhnya perwujudan dari kerusakan moral yang terjadi di masyarakat. Lebih jauh artikel itu membahas bahwa berbuat kebaikan seperti itu adalah sebuah keharusan karena diwajibkan agama, dibenarkan norma dan bahkan dianjurkan hukum. Singkatnya, mengembalikan dompet yang tertinggal kepada pemiliknya tidak lebih dari sekedar melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Ini tidak berbeda dengan makan atau sikat gigi. Perlukah orang dikagumi atau dipuji-puji berlebihan gara-gara rajin makan atau sikat gigi? Anak muda sekarang mungkin bilang “biasa aja kaleee”.

Continue reading “Kebaikan kecil”

Pengemis cantik

Saya sedang menunggu bus di sebuah halte di dekat Woolworth di Kota Wollongong. Pagi itu baru pulang kerja, lelah dan agak mengantuk. Bisa dibayangkan, winter yang dingin, pagi yang beku dan saya yang kelelahan. Tampang pastilah tidak menjanjikan.

Seorang cewek cantik tiba-tiba saja sudah di deapn saya mengulurkan tangannya. Antara sadar dan ngantuk saya akhirnya tahu dia minta uang. “Do you have 2 dollars and fifty cents please?” katanya memelas. Cewek ini cantik, berpakaian agak terbuka untuk ukuran winter. Dari tampangnya sama sekali tak terlihat dia miskin. Rambutnya gaya, celana jeans ketat, jaket juga gaul. Wajahnya jelas ber-make up secukupnya layaknya anak muda.

Continue reading “Pengemis cantik”

Mengenang Ketut Margawan

Saat-saat terakhir

Sahabat kami, Ketut Yudia Margawan, telah berpulang pada usia 33 tahun 3 hari. Ketut pergi meninggalkan seorang putra yang tampan dan seorang istri yang tabah, Ekarini. Ketut telah pergi setelah menderita kanker selama beberapa tahun terakhir. Tidak kurang usaha dari Ketut dan keluarga, ternyata Hyang Widhi berkehendak lain. Ketut telah diberik kesempatan lebih dulu untuk bertemu Sang Pencipta. Kami mendoakan moksa untuknya, manunggal dengan Sang Paramakawi.

Continue reading “Mengenang Ketut Margawan”

Tuhan yang gaul

Selepas Trisandya malam, Made Kondang tertidur di altar pemujaannya. Dia kelelahan karena seharian bekerja keras. Tidak biasanya, Kondang bermimpi. Dia bermimpi bertemu Tuhan.

Continue reading “Tuhan yang gaul”

Buku untuk Elin

Reading while baby sitting - Elin

Saya mendapat kiriman sebuah foto dari Asti, istri saya, lewat email. Di foto itu nampak seorang anak perempuan membaca komik dengan tekun. Di sampingnya duduk dua bayi yang nampaknya anteng untuk ukuran bayi seusia mereka. Saya tahu, anak perempuan ini Bernama Elin, dia tetangga kami di kampung di Bali. Dari foto itu saya merasakan kesenangannya membaca, seperti menemukan sesuatu yang baru, sesuatu yang mungkin lama dirindukan tetapi tidak diketahuinya. Saya amati foto itu lekat-lekat, sebuah kombinasi yang ganjil dan mengharukan. Seorang anak kecil dengan pakaian sederhana, duduk takzim membaca buku sambil memastikan dua orang adik bayinya baik-baik saja.

Continue reading “Buku untuk Elin”

Maaf

Saya mencari-cari kata2 yang bagus untuk mengucapkan Selamat Idul Fitri tahun ini tapi nampaknya semua kata-kata mutiara sudah dipakai tahun-tahun lalu. Mau pakai kata-kata ‘jernih’ atau ‘bening’, sudah dipakai di banyak sms sambil beriklan terselubung oleh operator 🙂

Kalau pakai pantun, sama saja.. sudah dipakai. Terutama kata “ketupat” yang berima dengan ‘lepat’ [apa pula tuh artinya?]. Akhirnya saya kontak Larry dan Sergey, pemilik Google. Mereka mau membuat logo google edisi khusus lebaran. Maaf juga katanya, kalau searching selama ini sering salah dan menggelincirkan para pemakai Search Engine ke tempat yang tidak-tidak…

Logo-nya agak maksa, tapi kita hormatilah.., better than tidak sama sekali 😀 Mohon maaf atas segala salah dan khilaf selama ini. Selamat meraih kemenangan bagi teman-teman Muslim yang telah menuntaskan Ramadhan dengan gemilang.