Ranking dan Angka

destiutami.wordpress.com
destiutami.wordpress.com

Untuk pertama kalinya saya merasakan ketegangan adalah saat kenaikan kelas tahun 1985. Waktu itu saya akan naik ke kelas 2. Saya terduduk tegang di deretan bangku depan mendengarkan pembacaan nama-nama siswa yang memperoleh juara 1. Saya berharap amat sangat, nama saya dipanggil, bukan saja sekedar dipanggil tetapi dipanggil pertama kali.

Saya mulai membayangkan apa yang akan terjadi kalau saya tidak mendapat juara 1. Bapak akan melubangi kepala saya dan mengganti otak saya dengan gelas. Begitulah beliau selalu berucap kalau kami sedang bercakap-cakap di dapur atau di kamar. Saya yang baru berumur 7 tahun tentu saja menganggap serius ucapan itu. Tidak terbayang rasanya kepala saya dibor dan otak diganti dengan gelas. Mungkin beliau tidak ingat peristiwa ini karena sepertinya ini hanya kelakar belaka. Tetapi tidak demikian dengan saya. Saya akan mengingatnya sampai kapanpun.

Continue reading “Ranking dan Angka”

Kesempatan

www.skinbase.org
http://www.skinbase.org

Sudah cukup lama saya percaya bahwa keberuntungan adalah perpaduan antara kesempatan dan kemampuan, seperti pernah diingatkan oleh seorang kawan. Dalam setiap percakapan dengan banyak kawan, saya pun menyampaikan keyakinan ini berulang kali. Entahlah ini benar atau tidak, sampai kini saya masih meyakininya. Posting saya kali ini terkait dengan apa yang saya maksud dengan keberuntungan.

Bekerja paruh waktu adalah hal biasa yang dilakukan mahasiswa Indonesia ketika berlajar di luar negeri. Alasan klasiknya adalah mencari pengalaman dan mengisi waktu, walaupun alasan sesungguhnya adalah mengisi rekening. Mengapa rekening perlu diisi? Karena ketika nanti pulang ke Indonesia, belum tentu pekerjaan yang digeluti bisa membuat hidup terbebas secara finansial. Alasan pragmatis: hidup layak secara ekonomi.

Continue reading “Kesempatan”

Melihat kebaikan

memandang jauh

Saya pernah menulis tentang sebuah buku yang dihadiahkan Asti saat ulang tahun saya yang ke-30. Buku itu berkisah tentang memetik kebaikan dari segala sesuatu. Saya setuju bahwa semua hal memiliki sisi baik dan buruk. Bukanlah seberapa baik sesuatu itu, tetapi seberapa mampu saya mengambil kebaikan dari sesuatu itu yang lebih penting. Kitab sucipun, menurut saya, ada kelemahannya. Meski demikian, itu bukanlah alasan untuk ditinggalkan.

Banyak orang menjadikan anak kecil sebagai contoh atau simbol kebaikan. Seorang kawan vegetarian kerap mencontohkan begini: coba berikan dua pilihan “anak ayam” dan “coklat” kepada anak berumur satu tahun. Pasti dia akan mengambil coklat dan memakannya. Dia tidak akan memakan anak ayam. Artinya, secara naluri, kita bukanlah karnivora. Seorang kawan lain juga menjadikan anak kecil sebagai contoh naluri perdamaian: kumpulkanlah beberapa anak kecil umur 2-5 tahun tahun dari berbeda etnis dan agama. Mereka akan asik bermain, tidak mepersoalkan warna kulit, apalagi agama. Ini pelajaran untuk kita semua tentang perdamaian dan hidup bersama.

Continue reading “Melihat kebaikan”

Tips presentasi

www.german-business-etiquette.com
http://www.german-business-etiquette.com

Saya sering melakukan dan terutama menyaksikan berbagai presentasi, mulai dari kuliah sehari-hari hingga konperensi internasional. Sejak pertama kali presentasi hingga kini, saya terus belajar dan selalu merasa ada saja yang harus diperbaiki. Saya belajar baik dari kesempurnaan maupun dari kesalahan yang saya saksikan dalam presentasi orang lain. Kali ini saya ingin berbagi tips untuk presentasi yang baik, setidaknya menurut saya pribadi. Jika Anda iseng mempertanyakan ‘kelayakan’ saya dalam memberi tips, Anda tidak salah karena saya bukanlah guru atau pelatih presentasi 😦 Setidaknya, kalau memang hal ini perlu dikatakan untuk sekedar menambah keyakinan, saya pernah melakukan presentasi di empat benua (saya memang belum pernah ke Afrika) dan sempat juga beruntung menjadi presenter terbaik di Annual Research Seminar yang diadakan UNSW, Australia tahun 2005. Jadi tulisan ini, walaupun mungkin tidak dikutip dari buku-buku strategi presentasi dari penulis terkemuka, mungkin ada baiknya disimak karena didasarkan pada pengalaman empirik.

Continue reading “Tips presentasi”

Bahasa

Setelah bergaul agak lama dengan banyak kawan dari berbagai negara, akhirnya saya bisa membedakan asal orang dari cara bicaranya. Meskipun tidak mengerti makna ucapannya, cara bicara seseorang memang bisa menunjukkan asal negaranya. Benar kata pepatah lama: Bahasa menunjukkan Bangsa.

Menariknya, meskipun sama-sama berbahasa Inggris, pelan-pelan saya bisa juga membedakan asal negara seseorang yang saya ajak bicara. Masing-masing memiliki cara yang khas dalam berbahasa, meskipun itu Bahasa Inggris. Ciri kenegaraannya biasanya tidak hilang, terutama mereka yang berasal dari negara bukan penutur asli Bahasa Inggris.

Continue reading “Bahasa”

Surat untuk Lita

 

Ayah dan anak
Ayah dan anak

Lita, ayah bukanlah seorang awatar yang maha sempurna, tetapi ayah memiliki cinta. Cinta yang sayang sekali mungkin pernah salah ayah terjemahkan dan tunjukkan. Cinta ini juga yang mungkin pernah mewujud menjadi teriakan yang menciutkan hati kecilmu. Tapi jangan lupa, cinta ini juga yang membuat ayah melupakan wibawa, tiarap membuang malu menangis dan tertawa dalam dunia kecilmu yang liar. Cinta ini, yang mungkin kadang salah ayah terjemahkan, yang juga membuat pelajaran-pelajaran kecil menjadi bermakna. Maafkanlah ayah.

Lita, hidup di masa depan lebih rumit dari sekedar Nick Jr. tetapi dia bisa lebih menggairahkan dari petualangan Dora dan Diego. Lebih menantang bahkan dari penjelajahan si Curious George. Untuk itulah Lita harus beriap-siap. Bersiap untuk menghadapi pagi yang datang dengan kesungguhan seperti Sportacus melakukannya. Jadilah seperti Stephanie yang tidak saja pintar dan cantik tetapi juga baik hati. Atau seperti Ulagan anaknya Siap Selem, yang mudah mengerti situasi di usia yang sangat muda. Hidup memang akan dihiasi oleh tokoh-tokoh seperti Gobrag yang sombong dan Kuwuk yang culas, tetapi akal dan kebaikan hati akan membuat kejahatan bertobat, percayalah. 

Continue reading “Surat untuk Lita”

Sahabat

Sebelas Januari
Sebelas Januari

Saya punya seorang sahabat baik. Sahabat ini melebih siapapun bagi saya, dia sangat istimewa. Ijinkan saya bercerita tentangnya.

Kami bertemu pertama kali tanggal 7 September 1997, sebelas tahun yang lalu. Waktu itu kami masih sama-sama muda, penuh semangat dan gairah. Sahabat saya ini seorang gadis yang cantik.

Nampaknya pertemuan kami direstui oleh primbon dan juga dewasa seperti kata orang Bali, persahabatan kami tumbuh dengan baik.

Continue reading “Sahabat”

Aku ingin melukismu

diambil dari www.wildnatureimages.com
diambil dari http://www.wildnatureimages.com

Aku ingin melukismu. Itulah mimpi yang belum sempat aku wujudkan sejak lama. Bukan karena aku tak sempat, semata-mata karena kanvas yang tak kunjung kutemukan. Tinta emasku runtuh, pucat binasa dan lenyap cantiknya. Demikianlah setiap kali aku hendak melukismu. Kuas yang bergururan, tinta yang runtuh dan kanvas yang tak pernah cukup halusnya, semua itu tak pernah sepadan untukmu.

Lama aku bertanya tapi tidak seperti pujangga kenamaan itu. Aku tak mencegat rumput yang menari atau bintang yang bersinar jenaka. Aku tak mau seperti itu karena kutahu mereka tak kan mampu mngisahkanmu. Aku perlu yang magis dan mistis. Aku perlu asap dupa yang mengepul dan bersatu dengan merahnya senja, sepertimu yang datang dan pergi, tak kurang misteri yang tersisa. Aku perlu bintang yang jatuh memberi harapan dan lenyap sesaat sebelum sempat kupeluk. Seperti itulah anganku tentangmu yang nampak dan sirna silih berganti. Aku tak cukup menjadi seniman kebanyakan untuk menuangkan wajahmu dalam puisi. Tak akan tega bulan melantunkan tembangnya karena ia pun pasti merasa hina. Seperti itulah sulitnya berpuisi tentangmu.

Continue reading “Aku ingin melukismu”

Suara binatang

Belakangan saya sering menemani Lita menonton TV di rumah. Acara untuk anak-anak, teruma dari Nick Jr. adalah yang paling digemarinya. Sering sekali dalam program tersebut ada acara tebak suara binatang. Lita, yang mulai lancar mendengar maupun berbicara Inggris, sudah mulai ikut berinteraksi. “Gug gug”, Lita akan berteriak demikian jika ada pertanyaan tentang suara anjing. Menariknya, di TV akan terdengar suara “you are right, ‘whoof-whoof’ is how your dogs bark.” Di Indonesia, “gug gug” adalah suara anjing, sementara di Australia, suaranya menjadi “whoof whoof”. Anehnya, kalau didengarkan dengan seksama, gonggongan anjing di seluruh dunia sama saja.

Continue reading “Suara binatang”

Work hard play hard

Saya pernah mengeluh pada seorang kawan. Sering kali setelah menghabiskan akhir pekan dan Minggu malam telah datang, saya merasa gelisah harus menghadapi hari Senin besoknya. Perasaan seperti ini biasanya datang kelau selama dua hari, Sabtu dan Minggu, saya bersenang-senang. Teman saya menjawab sambil setengah berkelakar. Itu karena kamu belum melakukan yang utama. Rasa bersalah memang mudah datang.

Continue reading “Work hard play hard”