Menyelamatkan diri dengan Educreation dan Corel Draw

Suatu pagi saya mendapati ada panggilan tak terjawab (missed call) di iPhone. Ini tentu hal biasa karena iPhone memang lebih sering di-silent. Yang membuatnya tidak biasa adalah nama yang tertera di layar. Sebuah nama yang menggetarkan hati, nama seorang profersor. Dia adalah pembimbing saya, maha guru di bidangnya. Tanpa menunggu lama tentu saja saya menelpon balik. Pertanyaan pertanya yang muncul darinya adalah “Andi, are you in Australia at the moment?” Tentu saja dia mengatakannya dengan sedikit kelakar menahan tawa. Entah ini terjadi karena dia tahu saya memang suka berkeliaran ke mana-mana atau semata-mata karena dia yang super sibuk sehingga tidak tahu di negara mana bimbingannya berada. Semua itu tentu saja basa-basi yang tidak ada hubungannya dengan maksudnya menghubungi saya pagi itu.

Continue reading “Menyelamatkan diri dengan Educreation dan Corel Draw”

Kembalinya si iPhone hilang

Sore tadi, saat mengantar Asti, isteri saya, menjelajahi kampus UNSW di Sydney sambil melakukan enrollment, saya kehilangan iPhone. Setelah menyelsaikan segala urusan administrasi, kami ngobrol di taman di depan perpustakaan sambil menunggu teman untuk nantinya menjenguk kawan yang sedang sakit. Karena tergesa akan berangkat, rupanya iPhone saya tertinggal dan akhirnya sadar saat berada di rumah sakit. Sesaat setelah memastikan bahwa iPhone memang ketinggalan, saya berusaha tidak panik. Panik jelas tidak akan membantu meskipun tentu saja amat sangat khawatir. Nilai akuntansi iPhone yang sudah berusia lebih dari 3 tahun itu mungkin sudah tidak ada tetapi nilai non-materialnya tinggi sekali. Bukan, saya tidak sedang berbicara tentang foto dan video yang ada di sana. Sejauh ini aman, koleksi yang penting sudah diamankan di tempat lain.

Continue reading “Kembalinya si iPhone hilang”

Animating a speech

I was once asked if I was available to give a speech in a farewell event at the University of Wollongong. I accepted the offer for it was a great opportunity. Giving a speech in English in front of and on behalf of international students of Asia, Pacific and Africa is certainly not something that will take place everyday. I took the opportunity as a medium to practice and learn. I took the chance with one proposal that I would not only give a speech but also make a presentation. In other words, I would support my speech with animation. I call it as “animating a speech”.

Continue reading “Animating a speech”

Bersekongkol dengan rakyat

Belakangan ini saya cukup sering menonton video yang diunggah oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Youtube. Selama sekian tahun ada Youtube, baru kali ini saya betah menonton video yang ditayangkan oleh lembaga pemerintah. Ketertarikan saya melihat video PemProv DKI setara dengan antusiasme saya menyaksikan video-video Obama di Gedung Putih. Menurut saya, Pemprov DKI yang digawangi Jokowi dan Ahok telah berhasil membangun antusiasme publik. Masyarakat punya ketertarikan tinggi terhadap apa yang dilakukan oleh Gubernur dan Wagub Jakarta.

Dengan menayangkan video di Youtube, sesungguhnya Gubernur dan Wagub baru sedang berupaya ‘bersekongkol’ dengan rakyat. Sebuah video pelaksanaan rapat dengan PU yang ditayangkan di bawah ini misalnya, secara transparan menunjukkan pemikiran dan sikap tegas Gubernur dan Wagub tentang pembelaannya terhadap rakyat. Semua transparan, semua terbuka. Dengan begini, rakyat tahu persis apa yang terjadi. Dengan kata lain, rakyat diajak ikut serta mengawasi pemerintah dan terutama mengawasi sikap dan perilaku birokrat. Ini kelak juga akan jadi semacam bahan dukungan jika Gubernur dan Wakil Gubernur harus melakukan perombakan personil di suatu dinas misalnya. Dengan gagah mereka bisa bilang ‘seluruh rakyat seluruh dunia tahu kok. Mereka yang akan ada di belakang kami jika ada yang menghalangi’. Kini saya makin yakin bahwa teknologi informasi yang dimanfaatkan secara baik dan oleh mereka yang punya kuasa benar-benar bisa digunakan untuk menegakkan kebajikan. Jalan tentu saja masih panjang dan terlalu pagi untuk menghakimi. Meski demikian, Saya tidak pernah seoptimis ini tentang Indonesia melihat pemimpin yang ‘bersekongkol’ dengan rakyat melalui cara cerdas seperti yang dilakukan Jokowi-Ahok.

Pidato Kemenangan Barack Obama 2012

I have to admit that Barack Obama is one of my inspirations in public speaking and, more importantly, leadership. I have creatively translated his victory speech he delivered after winning a reelection in 2012. When I said ‘creatively’ it means that the translation might not reflect exactly the literal meaning of every part of the speech. Here is Obama’s speech in Bahasa Indonesia.

Continue reading “Pidato Kemenangan Barack Obama 2012”

Selamat Kuningan

Bersyukur – Being Grateful

Sebagian besar orang mendapat karunia yang mereka terima dan syukuri. Sebagian orang lain tidak mendapatkannya. Yang tidak mendapatkannya bisa memilih untuk kecewa atau malah bersyukur karena itu berarti mereka bisa membuatnya sesuai dengan keinginannya sendiri dan akhirnya memiliki banyak pilihan. Aimee Mullins, seorang atlit paralimpik, telah menunjukkan keteladanan ini. Dia memangdang bahwa dengan tidak memiliki kaki dia justru bisa membuat beragam pasang kaki sesuai seleranya. Dia bahkan bisa menambah tinggi tubuhnya sesuai keinginannya. Tentu sangat menyenangkan jika seseorang bangun di pagi hari dan bisa memilih dan memutuskan tinggi tubuh yang dia inginkan hari ini.

If you are not granted with something that most of the people have, you can see it in two different ways. First you may see this as a deficiency and weakness that you think you can be sad about. Or second, you are grateful since you see this as an opportunity to build your own in such a design that we like. The choice is yours.

 

 

 

Pencarian pada Google dengan tulis tangan

Setelah mengeluarkan fitur pencarian menggunakan suara, kini Google melengkapi pencarian dengan tulis tangan (hand writing). Berikut videonya.

Pencarian dengan suara pada Google

Sudah cukup lama Google memiliki fitur pencarian dengan suara manusia. Berikut demonya.

Membuat animasi di Power Point dengan Grafik dari Excel

Seorang kawan baik meminta saya membantunya perihal presentasi yang sedang disiapkan untuk sebuah konferensi. Dia memiliki grafik yang dibuat dengan Excel dan ingin disajikan dengan power point saat presentasi. Jika saja penyajian ini menggunakan tampilan statis tentu tulisan ini tidak perlu ada karena tinggal copy grafiknya di Excel dan paste di Power Point. Teman saya tentu saja mau yang lebih canggih dari itu. Dia mau grafik itu beranimasi dengan kemunculan garis-garis informasi dengan urutan sedemikian rupa sehingga lebih mudah dijelaskan dan terutama dipahami.

Bayangkanlah di sebuah grafik ada beberapa garis yang menujukkan data berbeda dengan warna berbeda. Akan jauh lebih menarik jika saat presentasi garis-garis bebeda ini muncul berurutan, tidak sekaligus, palagi hanya gambar statis. Bagaimana cara melakukan ini?

 

Terus terang saya tidak langsung bisa mengerjakannya. Saya perlu waktu yang cukup lama untuk bereksperimen, trial and error. Akhirnya saya menemukan caranya seperti video ini. Lihat juga langkahnya setelah video.

 

  1. Jika grafik itu masih di Excel atau sudah dicopy ke Ms Word, copy grafik itu lalu paste special di Power Point. Ingat, gunakan paste special, bukan paste biasa. Pilih Microsof Office Graphic Object ketika muncul pilihan untuk paste.
  2. Jika perlu, sesuaikan ukurannya. Klik kanan gambar tersebut di bagian pinggirnya (bingkai) lalu “Save as Picture” dan pilih Windows Enhance Metafile saat menyimpan.
  3. Buat slide baru dan masukan (insert) gambar hasil langkah 2 ke Power Point.
  4. Klik kanan gambar tersebut lalu pilih Group > Ungroup. Pilih yes, lalu lakukan ungroup sekali lagi. Tujuan langkah ini adalah untuk memisahkan bagian-bagian gambar menjadi bagian tersendiri agar nanti mudah dianimasikan.
  5. Rapikan gambar agar tampilannya cantik. Ganti font, geser posisi, putar orientasi dll.
  6. Karena di-ungroup maka semua obyek jadi terpisah satu sama lain, padahal mungkin kita ingin ada beberapa obyek yang tergabung membentuk satu kesatuan. Untuk obyek yang demikian, satukan lagi dengan melakukan pengelompokan (Grouping). Caranya, pilih semua obyek yang ingin dikelompokkan lalu klik kanan dan pilih group.
  7. Setelah semua obyek pada posisi yang benar dan terkelompokkan sesuai keinginan, mulailah merencanakan animasi, terutama terkait urutan tampil.
  8. Berikan animasi pada masing-masing obyek, dengan cara memilih menu Animation lalu Custom Animation. Selanjutnya pilih Add Effect yang diinginkan misalnya suatu obyek muncul biasa (appear) atak muncul secara perlahan dari arah tertentu (wipe) atau muncul dengan zoom dan lain-lain.
  9. Lakukan hal ini untuk semua obyek dan nikmati animasinya.
  10. Selamat mencoba.

Adakah cara yang lebih gampang dari ini? Mohoh kesediaannya berbagi.