Banyak yang mengaku penasaran dengan buku Cincin Merah di Barat Sonne. Yang di luar negeri lebih lagi, ingin membaca tetapi belum bisa karena tidak ada yang dititipi. Untuk mengobati (atau justru memperparah) rasa penasaran itu, saya tampilan beberapa cuplikan buku Cincin Merah di Barat Sonne.
Yang aneh
Kadang aku ngeri membayangkan diriku terjebak di kedalaman sedemikian. Tentu aku akan tinggal nama, kecuali ada ratu penguasa laut yang berbaik hati merafalkan mantra-mantra sakti sehingga aku bisa bernafas seperti layaknya di darat. Ratu ini kemudian jatuh cinta padaku dan ingin agar aku menikahinya. Aku yang berhutang budi tentu tak bisa menolak tawaran itu. Kamipun menikah. Pelaminanku adalah kura-kura raksasa berumur 300 tahun dan mahkotaku terbuat dari mutiara. Kerlip lampu di sekitar pelaminan adalah ikan-ikan dasar laut yang memiliki lampu di ujung antenanya. Aku tidak bisa membayangkan makanan apa yang akan disuguhkan. Yang jelas, pastilah bukan ikan bumbu rujak atau cumi-cumi goreng mentega. Tidak mungkin.





