A Geospatial Novel? Why not!

Taken from ASM Magazine

I am a big fan of futuristic movies. I also enjoy science-based stories. It is amazing to watch serials such as Grey’s anatomy or ER, which delivers health-related theme in such enjoyable serials. Numbers is also a good serials presenting math in a not-boring way. I am fascinated by those who are able to present complicated matters in enjoyable stories, such as movies, serials, novel, etc. Why cannot I write a geospatial novel? That is my question since quite a long time ago.

Continue reading “A Geospatial Novel? Why not!”

Bocoran Cincin Merah di Barat Sonne

Banyak yang mengaku penasaran dengan buku Cincin Merah di Barat Sonne. Yang di luar negeri lebih lagi, ingin membaca tetapi belum bisa karena tidak ada yang dititipi. Untuk mengobati (atau justru memperparah) rasa penasaran itu, saya tampilan beberapa cuplikan buku Cincin Merah di Barat Sonne.

Yang aneh

Kadang aku ngeri membayangkan diriku terjebak di kedalaman sedemikian. Tentu aku akan tinggal nama, kecuali ada ratu penguasa laut yang berbaik hati merafalkan mantra-mantra sakti sehingga aku bisa bernafas seperti layaknya di darat. Ratu ini kemudian jatuh cinta padaku dan ingin agar aku menikahinya. Aku yang berhutang budi tentu tak bisa menolak tawaran itu. Kamipun menikah. Pelaminanku adalah kura-kura raksasa berumur 300 tahun dan mahkotaku terbuat dari mutiara. Kerlip lampu di sekitar pelaminan adalah ikan-ikan dasar laut yang memiliki lampu di ujung antenanya. Aku tidak bisa membayangkan makanan apa yang akan disuguhkan. Yang jelas, pastilah bukan ikan bumbu rujak atau cumi-cumi goreng mentega. Tidak mungkin.

Continue reading “Bocoran Cincin Merah di Barat Sonne”

Cincin Merah di Barat Sonne

Buku ini mengungkap sisi lain dari perburuan ilmu pengetahuan. Isinya cerdas, kocak, mengharukan dan terutama inspiratif.

(Najwa Shihab – Metro TV)

Dapatkan di Toko Buku Terdekat, atau beli secara online

http://www.andiarsana.com/cincin

Saya ingin sekali menyebut buku ini sebuah ‘Memoar Geospasial’. Entahlah, apakah dia layak disebut seperti itu. Dalam buku ini saya berkisah tentang perjalanan mengarungi Samudra Hindia untuk melakukan survey dasar laut (landas kontinen). Tentu saja di dalamnya tidak hanya soal geospasial, ada juga dimensi lain dari kehidupan seorang manusia biasa, mahasiswa, dosen, peneliti, ayah, anak, dan keluarga umumnya.

Continue reading “Cincin Merah di Barat Sonne”

Negeri van Oranje

Saya baru saja menyelesaikan membaca sebuah novel: Negeri van Oranje. Saya kenal novel ini awal tahun 2009 dari seorang kawan, Muhi yang sedang sekolah di Melbourne. Dia secara tidak langsung mempromosikan novel ini karena kebetulan ditulis oleh kawannya.

Continue reading “Negeri van Oranje”

Ambalat

Batas Maritim
Batas Maritim

September tahun 2005, ketika saya memperkenalkan putri pertama kami kepada khalayak, sebagian besar menuduh secara positif bahwa kata “Ambalita” pada Putu Ambalita Pitaloka Arsana diilhami oleh “Ambalat”. Meski dengan segala kecerdasan saya mengait-ngaitkan Ambalita dengan Dewi Amba dari Kerajaan Kasi, yang akhirnya menitis dalam reinkarnasinya menjadi Srikandi, tetap saja banyak yang tersenyum geli. Menariknya, kawan-kawan saya ini memang tidak salah. Harus diakui bahwa Ambalita memang sedikit tidak diilhami oleh Ambalat.

Continue reading “Ambalat”

The Power of Writing

www.newportbluesinn.com
http://www.newportbluesinn.com

Di penghujung tahun 2008, saya berkesempatan bertemu dengan Prof. Hasjim Djalal di Canberra. Beliau datang mempresentasikan sebuah makalah terkait dengan isu kelautan Indonesia di acara Indonesia Update. Veteran Hukum Laut Indonesia ini masih terlihat segar di usianya yang tidak lagi muda.

“Saya ditelpon oleh Pak Alatas beberapa waktu lalu”, demikian beliau berucap saat kami ngobrol santai di sela-sela seminar. “Katanya, masak you tidak punya kader Sjim! Rupanya Pak Alatas membaca tulisan Anda di Jakarta Post bulan ini.” Demikian Pak Hasjim mengakhiri kalimatnya sambil tertawa kecil. Saya sendiri tersenyum-senyum saja menunggu kelanjutan ceritanya. Pak Hasjim pun antusias membahas opini saya.

Continue reading “The Power of Writing”

Harus Bisa!

www.presidensby.info
http://www.presidensby.info

Di Gramedia Plaza Ambarukmo Yogyakarta,  saya membeli sebuah buku yang sudah cukup lama saya inginkan: “Harus Bisa: Seni memimpin à la SBY” karya Dr. Dino Patti Djalal. Adalah sebuah artikel yang beredar lewat dunia maya yang membuat saya memutuskan membeli buku tersebut. “Pemimpin yang Menyentuh Hati dan Menyembuhkan Luka” demikian judul artikel tersebut yang konon adalah salah satu tulisan dalam buku yang kemudian saya beli.

Keesokan harinya, sebelum saya sempat membaca bukunya, seorang kawan berkomentar “Bagaimana bukunya, bagus? Kalau baca ulasannya di Kompas sih katanya buku itu terlalu menyanjung SBY!” Saya sendiri hanya meringis tidak bisa berkomentar banyak karena memang belum membaca. Satu kalimat pendek yang saya utarakan kira-kira seperti ini: “Ya, mungkin tidak bisa berharap banyak pada tulisan tentang seseorang yang dibuat oleh abdi aktif orang tersebut. Kalau kita mau mencermati, pasti ada pelajaran yang diperoleh nantinya.”

Laskar Pelangi

http://i102.photobucket.com/
http://i102.photobucket.com/

Akhirnya saya berhasil menyaksikan film Laskar Pelangi (LP) sedikit lebih cepat dari yang dibayangkan semula. November lalu ada kesempatan pulang ke tanah air dan menonton film adalah salah satu agenda penting diantara agenda lain yang cukup padat.

Sudah sangat banyak ulasan tentang film LP di media massa, saya tidak akan mengulang-ulang ulasan itu di sini. Saya berkisah tentang kekhawatiran saya yang saya sampaikan beberapa saat lalu. Betul memang, bahwa sebuah film tidak akan pernah secara utuh dapat menampilkan isi buku/novel yang menjadi basis film tersebut. Orang kecewa dengan Harry Potter, terutama mereka yang maniak membaca novelnya. Bagi saya yang tidak membaca Harry Potter, tidak terlalu kecewa dengan filmnya, walaupun tidak pernah bisa menjadi fans-nya.

Continue reading “Laskar Pelangi”