Teknologi yang menggelitik

Beberapa waktu lalu saya melewatkan liburan Paskah dengan berkumpul di rumah teman di Wollongong. Saat berkumpul, saya melakukan komunikasi dengan Asti dan Lita di Jogja menggunakan Skype lewat iPad. Anak-anak teman saya adalah teman-temannya Lita juga sehingga mereka bisa ngobrol setelah lama tidak bertemu. Bosan nbobrol lewat Skype, anak-anak teman saya menjauh dari iPad saya dan menghambur main di lantai atas. Tentu saja Lita yang di Jogja tidak bisa melihat dan nbobrol dengan temannya lagi. Dia merasa ditinggal.

Merasa sendiri, Lita bertanya “where are they going Ayah?” dan saya jelaskan. Mengejutkan respon Lita lewat Skype “can I go upstairs with them?” Bayangkan, Lita yang ada di Jogja dan muncul di ruang tamu teman saya lewat iPad ingin ikut ke atas bermain bersama temannya di Australia. Bagi Lita itu bukan lelucon. Itu hal biasa saja, dia memang ingin “ikut ke atas” bermain dengan teman-temannya. Saya terharu mendengar permintaan itu.

Continue reading “Teknologi yang menggelitik”