Jumat 15 Januari 2016, UGM kedatangan tamu dari sebuah perusahaan terkemuka dari Singapura. Karena bertepatan dengan saat Jumatan, saya satu-satunya orang yang bisa menyambut dan melayani tamu itu. Delegasi yang terdiri dari 8 orang itu berasal dari sebuah perusahaan investasi dan keuangan terkemuka. Pendiri sekaligus CEO-nya menjelaskan dengan sangat meyakinkan.
Paul adalah salah satu anggota delegasi yang terlihat paling muda. Dari gaya bicaranya, saya teryakinkan dia cerdas dan sangat professional. Usianya jelas belum menyentuh 30 tahun namun terlihat dia menguasai apa yang dilakukannya. Dia juga menaruh perhatian kepada pihak lain dengan baik.
Continue reading “Kuliahmu tidak popular dan tidak nyambung dengan orang lain?”
Di rumah, kami menanam rumput di halaman agar hijau dan sejuk. Ada satu masalah, air cucuran atap di satu lokasi tepat mengenai rumput di halaman sehingga rumput tergerus dan terkoyak. Air memang baik untuk rumput yang baru tumbuh tetapi air yang mengguyur begitu deras memang bisa merusak. Kami pikir rumput yang tepat kena cucuran atap di musim hujan harus dilindungi agar tidak terkoyak dan tidak mati.
Aku duduk di atas hamparan rumput hijau yang tumbuhnya masih belum sempurna menutupi halaman rumah. Di sampingku ada kakak, Bapak, Meme’, Ibu Bapak Mertua, dan Asti. Kami semua dengan khusu’ mengikuti ritual itu. Di depan kami terhampar berupa-rupa bebantenan, sesajen Hindu, yang digelar memenuhi sebagian halaman rumah. Di antaranya terlihat rangkaian janur warna warni bertabur bunga beraneka rupa. Asap dupa mengepul membumbung tinggi di angkasa lalu lenyap menyatu dengan ruang langit yang lengang. Genta berdenting tiada henti, menghadirkan suasana magis yang penuh perenungan. Dentingan harmonis itu lahir dari genta yang digerakkan oleh tangan Dewa Mangku Dalem yang merafalkan mantra-mantra dengan mata terpejam.
Bayangkan peta Indonesia. Negara kita terdiri dari ribuan pulau. Data menunjukkan kita terdiri dari 17.508 pulau, ada juga yang menyebutkan angka 13 ribu sekian. Bayangkan, saking banyaknya, perbedaan data saja bisa 4000 an pulau. Kebayang nggak sih, jawaban teman-teman kita di negara lain ketika ditanya jumlah pulau. Ngga mungkin mereka jawab “hmm, tujuh apa Sembilan ya, lupa!” 😀