Sentuhan Pribadi


ultah

Di tangah malam itu, tiba-tiba Asti, isteri saya, keluar dari kamar, menemui saya yang masih di depan komputer. Di tangannya ada iPad yang pada layarnya ada Lita yang sedang bicara lewat Skype. Menyusul di belakangnya ada Mbak Dyah dan Sita, dua teman serumah, sesama pejuang Indonesia di Australia. Ada kue cantik dan tiga lilin yang menyala. Terharu sekali, kejutan kecil itu begitu menyentuh. Memang bukan pesta mewah atau kue mahal dan hingar bingar perayaan. Malam itu istimewa karena penuh dengan sentuhan pribadi.

Lita turut menyanyi lewat Skype dan membantu saya meniup lilin ketika lagu ulang tahun selesai dikumandangkan. Saya masih ternyanyut dalam haru. Adalah perayaan kecil sederhana yang dibalut dengan sentuhan pribadi ini yang membuat ulang tahun saya yang ke-35 jadi istimewa. Semua mengulurkan tangan. Sita dengan sigap mengabadikan gambar dan seperti biasa mengupload foto lebih cepat dari saya memotong kue. Sementara itu Mbak Dyah sibuk di dapur membuat cocktail yang istimewa. Di tengah malam itu kami membuat satu pesta kecil yang begitu berkesan.

Pagi hari tanggal 12 Mei, sahabat-sahabat saya di Asquith mengirimkan sebuah video. Dengan meniru salah satu adegan Malam Minggu Miko, mereka membuat video ucapan selamat yang kocak. Sederhana tetapi hangat dengan sentuhan pribadi. Tidak ada yang lebih istimewa dibandingkan memiliki teman yang peduli. Kepedulian istimewa ini ditandai dengan sentuhan pribadi yang hangat.

[youtube http://www.youtube.com/watch?v=LwYiQFz7-V4]

Saya menerima sangat banyak ucapan selamat di Facebook dan saya tahu ketulusan mereka. Meski demikian, saya tidak naïf dan memaklumi bahwa sebagian kecil dari ucapan itu hasil ‘paksaan’ notifikasi yang ditulis di wall lalu mereka lupakan. Di twitter juga ramai. Ada puluhan mention berupa ucapan selamat ulang tahun. Ketulusan bisa saya rasakan meskipun kehambaran juga terasa pada sebagian ucapan lainnya. Tidak salah karena memang tidak dengan semuanya saya berhasil membina hubungan pribadi yang hangat. Maka yang demikian adalah yang tidak memuat cukup sentuhan pribadi. Sayang sekali, saya tidak bisa membalas semuanya dengan baik karena keterbatasn pribadi.

Saat mengunjungi Google, saya dikejutkan oleh logo Google yang berupa kue tart. Google mengucapkan selamat ulang tahun pada saya. Terkesan istimewa sekali karena seakan-akan Google begitu peduli. Sentuhan pribadi adalah kuncinya. Seakan-akan saya menjadi orang istimewa yang tidak kalah hebat dengan orang-orang luar biasa yang dijadikan logo Google saat ulang tahun mereka. Seistimewa itukah saya? Tentu saja tidak. Google melakukan itu karena dia menyimpan data ulang tahun saya yang dengan sukarela saya serahkan. Begitu saya login di Google maka secara otomatis mesin Google akan menampilkan ucapan selamat ulang tahun. Meski saya tahu itu perihal basis data sederhana, tidak bisa dipungkiri bahwa ucapan itu terasa berbeda. Kuncinya adalah keberhasilan Google memberi kesan sentuhan pribadi yang membuat saya merasa istimewa.

googleultah

Tidak peduli saya seorang guru, petani, mahasiswa, pedagang, atau [sekedar] menjadi presiden, ada satu bahasa universal yang bisa dipakai. Bahasa universal itu adalah sentuhan pribadi. Keberhasilan menyentuh seseorang pada hatinya, sehingga membuat dia merasa istimewa adalah kunci. Pada ulang tahun ke-35 ini saya mempelajari dengan lebih baik, perlunya mencukupkan sentuhan pribadi pada satu urusan.

ultah35

Advertisements

Author: Andi Arsana

I am a lecturer and a full-time student of the universe

8 thoughts on “Sentuhan Pribadi”

  1. Hoo, sampe ngebales ucapannya aja lewat DM ya pak, hehe.

    Omong-omong Google, saya jadi ingat saat masih jadi pengguna Indosat dan kaskus, pak. Tiap hari kelahiran saya, mereka juga gak lupa ngucapin selamat ultah. Yang satu via sms dan satunya lagi via email. Hal yang terlihat sepele tapi itu buat terharu dan justru bikin dekat dengan penggunanya ya 🙂

  2. Pak Andi, maaf telat taunya. Selamat hari lahir ya Pak. Semoga seiring bertambahnya umur, bertambah juga kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidup Bapak. Keep on inspiring, Pak. All the best!

Bagaimana menurut Anda? What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s