Kemarin saya menghubungi seorang alumni Teknik Geodesi UGM. Made Sapta, Namanya. Dia adalah murid saya di tahun 2012 hingga 2016. Sapta Istimewa. Dia memberi banyak bantuan kepada saya selama kuliah. Sepertinya dia juga menikmati dan banyak belajar dari interaksi kami.
Kemarin saya mengenalkan seorang mahasiswa kepada Sapta. Mahasiswa yang perlu diberi kesempatan. Tak berpikir panjang, Sapta bilang βOke siap, siap membantu apa yg bisa saya bantuβ. Dia lanjutkan β[j]adi teringat dulu saya dikenalkan ke mas Denni waktu masih kuliah, sekarang berganti peran, semoga bisa membantu πβ Jawaban ini menghangatkan.
Continue reading “Meneruskan Kebaikan”