Tour de Europe

Dear Fellows,

Andi on the roof of the Opera House, Oslo - Norway
Andi on the roof of the Opera House, Oslo - Norway

I’d like to share my great experience in Europe last two weeks. On 8 August 2008, I presented a paper in Oslo, Norway in UNCLOS Symposium, part of the International Geological Congress. The conference was prestigious as many ‘immortals’ in the field of technical aspects of the law of the sea were there. Several members of the Commission on the Limits of the Continental Shelf presented their papers in the event and many other people whose names I only saw in textbooks and internet also participated. Simply speaking, it was one of the best conferences I’ve ever attended. I learned much from those ‘gurus’. The other good thing I’d like to share is that the paper I presented was closely related to the research I did with the UN-Nippon fellowship: Indonesia’s submission for an Extended Continental Shelf. Certainly, I also asserted that I am one of the fellowship alumni.

Continue reading “Tour de Europe”

Selamat Galungan…

Senja di Heidelberg

Cerpen I Made Andi Arsana

Gerimis mendera, summer ini tidak seperti yang kuharapkan. Aku termangu di dalam bus dari Bismarckplatz menuju Ziegelhausen. Mataku menerawang jauh memandang langit yang muram. Birunya tidak nampak seperti kemarin, awan putih tebal dan cenderung pekat menggantung seperti tak mau pergi. Gerimis yang tah kunjung beranjak dari kemalasannya masih mendera pelan tapi yakin dan tidak ‘kan sebentar. Castle-castle di tepi sungai Neckar bermuram durja, kelelahan menunggu akhir gerimis yang tak kunjung usai. Aku melihat kegelisahan alam ini, keceriaan summer seperti terpenjara dan enggan dinikmati.

Continue reading “Senja di Heidelberg”

Kecantikan itu…

Percayalah bahwa tidak mudah mengisahkan ini. Aku bukanlah pujangga kata-kata yang bisa menghidupkan cinta dengan ujar-ujar yang fasih daramatis membuai-buai. Aku hanyalah pejalan kaki yang cepat kelelahan di merahnya sore dan sering ketakutan di pekatnya malam yang tak bersahabat. Tetapi sepertinya di sini ada cinta. Cinta yang membuat aliran air kaya cerita dan gemerisik daun penuh dengan senandung. Cinta ini membuat patung seperti berhala yang diampuni dan hidup mengabarkan kenikmatan-kenikmatan lewat gumamnya yang syahdu lanksana mantra. Seperti itulah aku mengingatmu.

Continue reading “Kecantikan itu…”

Menggugat Indonesia?

Bendera Merah Putih
Bendera Merah Putih

I Made Andi Arsana , Heidelberg – Jerman

Oh, Indonesia?! I know Susi Susanti. She is a very good badminton player!” Seseorang berteriak setengah histeris di Stasiun Kereta Api Frankfurt, Jerman ketika saya mengenalkan diri dari Indonesia. Tentu saja Susi Susanti yang lebih dikenalnya karena dia adalah penggemar bulu tangkis. Cerita ini senada dengan kejadian sebelumnya ketika saya baru saja menyelesaikan presentasi di Oslo, Norwegia. “I know Hasjim Djalal very well. He is one of the veterans of the law of the sea from Indonesia.” Tomas Heidar, ahli hukum laut berkebangsaan Islandia ini tentu saja familiar dengan Prof. Hasjim Djalal dibandingkan siapapun di Indonesia, karena reputasinya di bidang hukum laut yang tidak diragukan. Saya semakin teryakinkan bahwa “aku” lah sebagai anak bangsa yang bisa menjadi identitas bagi bangsa sendiri.

Continue reading “Menggugat Indonesia?”

Eropa

… Kita tidak boleh mendahului takdir. Yang bisa kita lakukan hanyalah menempatkan mimpi kita sedekat mungkin dan berusaha mencapainya. Kita akan berkelana berkeliling Eropa hingga Afrika dan menjejakkan kaki kita di almamater suci Universitas Sorbonne…

Kutipan kalimat di atas, yang diambil dari salah satu Tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, tidak akan pernah terlupakan. Kutipan yang sangat kuat, menggugah dan terutama menginspirasi. Ketika membaca kutipan ini, entah mengapa Eropa terasa sangat dekat.

Continue reading “Eropa”