Sewindu Menulis untuk The Jakarta Post

Tulisan ke-56
Tulisan ke-56

Delapan tahun yang lalu saya gembira sekali mendapati tulisan pertama saya terbit di The Jakarta Post. Saat itu saya masih mahasiswa S2 akhir tahun pertama di UNSW, Sydney. Itulah kali pertama saya merasakan bahwa topik yang saya teliti tidak saja penting tetapi juga menarik untuk dikisahkan. Ambalat menjadi debut saya dalam penulisan di media massa.

Saya teringat kisah Anand Krishna yang konon melakukan hal yang mirip. Jika ditanya tulisan mana yang paling membanggakan dari ratusan tulisannya maka jawabannya adalah yang ditulisnya pertama kali ketika dia bersekolah di luar negeri. Kalau ingat reaksi saya ketika itu, ada perasaan risih dan malu. Apa perlu sebuah tulisan yang muncul di The Jakarta Post dibanggakan begitu rupa? Waktu itu, rasanya reaksi itu tidak berlebihan. Entahlah bagaimana kawan saya melihatnya.

Continue reading “Sewindu Menulis untuk The Jakarta Post”