Presentasi di Berlin – Tenggelamnya Kedaulatan?


Saya mengawali tahun 2013 ini dengan sebuah presentasi di Berlin tentang dampak perubahan iklim, dalam hal ini, kenaikan muka air laut, terhadap kewenangan negara atas kawasan maritim. Dalam presentasi ini saya membahas, akankah kenaikan muka air laut bisa menyebabkan tenggelamnya kedaulatan atau hak berdaulat. Silakan simak video berikut.

Presentasi ini saya bawakan di acara Simposium Ketahanan Bumi atau “Earth Resilience” yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Jerman di Berlin bekerjasama dengan Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I4), Surya University, Diaspora Indonesia, dan Perhimpunan Pelajar Indonesia di Eropa. Presentasi saya dalam bentuk animasi bisa dilihat di http://madeandi.staff.ugm.ac.id.

Advertisements

Author: Andi Arsana

I am a lecturer and a full-time student of the universe

7 thoughts on “Presentasi di Berlin – Tenggelamnya Kedaulatan?”

  1. Hallo Bli,, apa kabar? Hope everything is well in Australia. Isunya menarik Bli,, hanya sayang suaranya gak terlalu jelas (lebih karena laptop saya yang udah udzur kayaknya,, đŸ˜€ ) Jadi, mohon ijin untuk berdiskusi disini,, gimana pendapat Bli tentang beberapa micro-states di Pasifik? Seperti Vanuatu dan Tuvalu misalnya. Negara2 tersebut konon katanya terancam tenggelam karena naiknya permukaan laut, dalam arti, seluruh wilayahnya literally tenggelam. Ada beberapa tulisan yang menyuguhkan semacam ‘possible solution’ buat masalah yang mungkin timbul. seperti;

    http://www.ilsa.org/jessup/jessup13/Disapearing%20States,%20Jane%20McAdam.pdf

    http://www.economist.com/node/18744261

    Saya sebenernya masih merasa (let say) kurang sreg sama solusi yang ditawarkan. Misalnya, sebuah negara ngontrak di negara lain,, rasanya kok janggal. Anyway, saya hanya ingin tahu pendapat dan pandangan Bli tentang hal ini.

    1. Hello Terry,

      Terims kasih. Maaf lama tidak merespon karena saya dalam perjalanan dan pertanyaan ini perlu jawaban yang serius hehe. Dalam paper saya yang tidak muncul dalam presentasi, saya dampaikan salah satu solusi relokasi penduduk. Hanya saja memang belum membahas skenario jika negara itu benar2 hilang. Namun kalau ditinjau dari segi hukum, kita tahu bahwa Konvensi Montevideo mensyaratkan wilayah sebagai salah satu aspek negara. Tanpa wilayah, tentu saja negara jadi tidak ada. Artinya, hilangnya wilayah berarti hilangnya negara. Soal status kewarganegaraan manusia, ini kan cerita lain. Dalam kesdaan force major seperti bencana, dukungan dari negara lain jelas perlu tetapi dalam hal ini tidak berarti harus memberikan teritori. Jika memang ini terjafi artinya negara lenyap dan rakyatnya menjadi warga negara lain, meskipun identitas etnis dan kebangsaan tetap dipertahankan. Saya kira demikian.

Bagaimana menurut Anda? What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s