Tips Beasiswa: Surat Rekomendasi


Surat rekomendasi ini hampir selalu diperlukan dalam perburuan beasiswa. Tidak hanya untuk mendapatkan beasiswa, untuk mendaftar sekolah (S2, S3) pun surat rekomendasi ini perlu. Dalam bahasa lain, surat rekomendasi dikenal dengan recommendation letter, atau reference letter. Untuk singkatnya, kita sebut saja SR sebagai pengganti surat rekomendasi.

Mendapatkan surat rekomendasi ini ternyata tidak mudah. Selain itu, seringkali pelamar beasiswa tidak tahu persis kepada siapa harus meminta SR. Pun setelah menemukan calon pemberi SR, tidak sedikit dari mereka yang tidak yakin atau tidak tahu format SR yang sesuai.

Mari kita jawab pertanyaan awal: siapa yang layak memberikan rekomendasi. Kaidah umum yang berlaku universal adalah bahwa pemberi SR adalah orang yang mengenal kandidat dengan baik. Artinya, cukup lucu sebenarnya jika ada orang yang tiba-tiba mengirim email kepada seorang yang terkenal/berpengaruh dan meminta rekomendasi padahal keduanya tidak saling kenal. Meskipun terdengar lucu, hal ini ternyata tidak jarang terjadi.

Pengalaman saat melamar beasiswa S3, saya memerlukan tiga rekomendasi. Yang saya pilih adalah 1) orang yang pernah membimbing saya secara akademik sehingga tahu kemampuan saya; 2) orang yang akan membimbing S3 saya sehingga meyakinkan bahwa saya telah didukung oleh mereka yang akan membantu saya menyelesaikan studi S3; dan 3) orang yang menjadi atasan saya, tempat bekerja dan tempat saya pulang setelah menyelesaikan studi. Saya pikir kombinasi ini ideal. Saya didukung oleh orang di masa lalu (mantan supervisor), orang di masa kini dalam konteks pendidikan (calon supervisor) dan orang di masa depan (atasan yang akan menerima saya kembali setelah meyelesaikan studi). Sebenarnya bisa juga yang dianggap masa kini adalah atasan, sedangkan orang di masa depan adalah calon supervisor.

Mereka yang belum memiliki kenalan orang top di luar negeri, misalnya karena belum pernah sekolah di luar negeri, tetapi ingin mendapatkan beasiswa ke luar negeri dapat meminta rekomendasi dari dosen S1. Yang paling layak adalah pembimbing skripsi.

Beberapa institusi atau pemberi beasiswa menyediakan format baku untuk SR ini sehingga pelamar tidak perlu pusing. Beasiswa NESO, misalnya, menyediakan format SR dalam booklet aplikasinya. Dalam formulir SR itu, si pemberi SR tinggal mengisi informasi yang diperlukan misalnya sudah berapa lama mengenal kandidat, dalam kapasitas apa hubungan tesebut. Selain itu ada juga form isian untuk menilai kemampuan kandidat, misalnya soal bahasa, akademik, perilaku, dan sebagainya. Singkatnya, pemberi SR tidak perlu bingung merancang sendiri format SR, tinggal mengisi saja.

Seringkali format SR tidak disediakan oleh pemberi beasiswa. Dalam hal ini, SR bisa ditulis dengan bebas tergantung selera pemberi SR. Meski demikian tentu saja ada beberapa hal yang wajib ada dalam sebuah SR yang semestinya sudah diketahui oleh si pemberi SR. Meski demikian, tidak ada salahnya mengingatkan si pemberi SR perihal hal-hal penting yang wajib ada dalam SR yang Anda minta. Agar segala sesuatunya lebih mudah maka Anda wajib menyediakan bahan-bahan yang diperlukan agar si pemberi SR dapat membuat SR yang tepat sasaran. Pastikan si pemberi SR mengetahui jenis dan nama beasiswa yang Anda lamar serta hal-hal spesifik lain terkait beasiswa. Bila perlu, berikan formulir aplikasi yang sudah diisi agar si pemberi SR lebih mudah. CV dan daftar pencapaian atau pengalaman kerja/penelitian di masa lalu tentu akan membantu pemberi SR untuk merancang surat yang baik. Tambahkan juga daftar hal-hal yang ingin ditekankan dalam surat tersebut agar menguatkan aplikasi beasiswa Anda. Yang tidak kalah penting, pemberi SR bisa diingatkan perihal interaksi Anda dengannya. Misalnya, perlu diingatkan bahwa Anda pernah bekerjasama dengannya dalam sebuah proyek dengan pencapaian atau prestasi tertentu. Hal ini perlu misalnya karena Anda sudah lama tidak menjalin kontak dengan si pemberi SR.

Menurut pengalaman saya dalam membuat SR untuk seorang kandidat maupun menerima SR dari senior saya, sebuah SR harus mengandung informasi pemberi SR dan hubungannya dengan yang diberi SR. Informasi durasi hubungan dengan penerima SR juga penting dan dalam kapasistas apa. Akan lebih baik jika pemberi SR menulis contoh nyata yang menyatakan kualifikasi penerima SR dan tidak hanya menyampaikan hal-hal umum seperti ’dia sangat baik, pintar dan sopan serta bersahaja’. Akan lebih mantap jika disampaikan contoh, misalnya ’saya pernah menugaskan Bambang untuk mempresentasikan sebuah proyek di sebuah forum di Jakarta dan para peserta nampak puas dengan pemaparan Bambang. Dia bisa menjawab pertanyaan dengan baik dan sangat tenang dalam menyampaikan gagasannya.’ Atau misalnya ’kontribusinya dalam penelitian terkait batas maritim antara Bali dan Nusa Tenggara Barat yang kami lakukan tahun 2006 masih saya ingat sampai sekarang ketika Bambang berhasil menkuantifikasi hubungan antara luas kawasan laut daerah dengan besarnya Dana Alokasi Umum (DAU) yang diterima sebuah kabupaten.’

Cara lain menyampaikan dukungan adalah dengan membandingkan si penerima SR dengan rekan sejawatnya dan menunjukkan kelebihannya. Jika Anda seorang pemberi SR dan kebetulan mengenal beberapa orang pada posisi yang sama dengan orang yang Anda berikan SR, Anda bisa membandingkan orang tersebut. Misalnya, Anda bisa mengatakan ’out of four assistants I had, Bambang is the most proactive one. He offered assistant without my request and he often came with option that I had not even thought about. Simply speaking, he is full of initiative’. Di bagian akhir SR, wajib hukumnya bagi si pemberi SR untuk menyampaikan kesediaannya untuk dihubungi jika ada pertanyaan lanjutan seputar kandidat. Dalam hal ini, pemberi SR wajb mencantumkan alamat kontak atau email dan telepon untuk menunjukkan kesungguhan dalam memberikan informasi lanjutan.

Di Indonesia, cukup umum bahwa seorang profesor atau atasan di tempat kerja tidak bisa membuat SR, baik karena alasan kesibukan maupun karena hal lain. Dalam kasus ini, calon penerima SR akan diminta membuat draf SR untuk kemudian dikoreksi atau langsung ditandatangani. Dalam hal ini, jika Anda sebagai pemburu beasiswa, maka Anda harus bisa membuat draf SR yang sesuai kebutuhan. Perhatikan hal-hal yang sudah dijelaskan di atas. Bisa juga mencari contoh SR yang bertebaran di internet. Meski demikian, seperti juga dokumen lain, SR haruslah merupakan ekspresi kejujuran, benar-benar mencerminkan kondisi Anda. Menggunakan template yang ada di internet tanpa sentuhan personal yang cukup akan membuat SR Anda terkesan kering dan palsu. Selamat mempersiapkan SR yang memukau namun tetap jujur.

PS. Silakan baca ini terkait surat referensi untuk ADS 2013

About these ads

79 thoughts on “Tips Beasiswa: Surat Rekomendasi

  1. Mas Andi , terima kasih atas informasinya mengenai Surat Rekomendasi. Saya butuh penjelasan mengenai hal berikut.

    Dari pengalaman mas, Apakah SR yang baik dan meyakinkan itu harus sepenuhnya berisi tentang hal-hal baik yang menyatakan seolah-olah penerima rekomendasi sepenuhnya sempurna?

    Jika tidak, bagaimanakah cara menyatakan kelemahan dalam sebuah SR?

    Terima kasih.

    • Pertanyaan yang menarik.

      Saya meyakini, SR tidak boleh bohong. Artinya apa yang ada dalam SR itu tidak boleh bertentangan atau berbeda dengan kenyataan. Tidak benar jika sebuah SR mengatakan seseorang rangking 1 dalam sebuah kelas, padahal kenyataannya dia tidak pernang rangking 1. Ini suatu misal. Meski demikian, saya juga memahami bahwa SR dibuat untuk merekomendasikan, untuk mempromosikan. Dalam mempromosikan, tentu saja yang ditonjolkan adalah kebaikannya. Kebaikan yang ditonjolkan, sekali lagi, adalah kebenaran, bukan kebohongan. Dengan demikian, fokus SR adalah pada kelebihan, bukan kelemahan. SR harus memuat kebenaran, tetapi tidak diharuskan memuat semua sifat yang dimiliki seorang kandidat. Dengan demikian, SR tidak boleh berbohong, tetapi tidak harus mengungkap semua fakta tentang kandidat.

      Meski demikian, bukan tidak mungkin seorang pemberi rekomendasi menyampaikan hal-hal yang perlu diperhatikan atau yang menjadi kelemahan dari kandidat dengan harapan agar orang yang akan menjadi pembimbingnya atau yang mempekerjakan dia bisa menyusun strategi terbaik. Misalnya, bisa dikatakan: “The candidate might have a minor issue when dealing with detailed aspects of a project, for example. Apparently this is because he is a creative person with a lot of good ideas. However with proper supervision and preparation, I am confident this will not be an issue for him in relation to his future study.”

      Semoga membantu..
      Andi

    • Dear Pak Andi,

      Terima kasih tulisan Pak Andi sungguh menginspirasi kami.

      Pak, saya ingin melamar beasiswa Master by research. Nah untuk SR tepatnya dilampirkan/dibawa pada saat kapan. Apakah pada saat pengiriman form aplikasi atau pada saat wawancara?

      Terima Kasih Pak Andi. Sukses Selalu. GBU

  2. Jawaban yang sangat menarik juga mas Andi.
    Berarti ada dua hal penting yang harus ditekankan dalam pembuatan SR, yaitu keunggulan yang benar karenanya semua yang diceritakan harus berdasarkan fakta dan kekurangan yang harus diunggulkan (dibuat jadi point dalam penulisan namun tidak menjatuhkan si penerima rekomendasi.)

    Terima kasih banyak mas Andi atas penjelasannya.
    Satu lagi, jika berkenan dan sempat, saya mohon bantuan Mas Andi untuk mem-proofread serta memperbaiki SR yang saya buat.

  3. Mas Andi,Kalau menuliskan bahwa kandidat membutuhkan waktu lebih untuk mempelajari hal-hal yang baru, apakah ini akan mengurangi poin dari pemberi beasiswa?
    Oh ya, saya juga berminat untuk dikritisi pembuatan LoR nya..

    Terima kasih sebelumnya

  4. Halo mas, sebelumnya terima kasih sudah mau berbagi :).

    Saya seorang teknisi di perusahaan IT swasta dan berencana melanjutkan pendidikan S2 di Australia (melalui beasiswa). Mengenai SR keliatannya tidak masalah bagi saya (mudah2an :)) karena dosen saya dulu dan ataasan saya sangat familiar dengan saya (cukup akrab). Tapi yang menjadi pertimbangan adalah status saya sebagai karyawan swasta. Kebanyakan saya dengar yg lulus beasiswa (dari Indo) rata2 dosen/pegawai pemerintahan.
    Menurut mas apakah saya perlu melanjutkan perburuan beasiswa saya ini?

  5. Dear Pak Andi,

    After reading your article in this section, I am wondering to know this point. Besides, we should show the committee about the correspondence letter that we have with our prospective adviser, correct me if i am wrong, seems to me that, I should ask my coming prospective adviser officially to make a letter of recommendation. Is it so? Thanks….

    • Evidence of correspondence does not have to be a recommendation letter. It can be just email that you have exchanged with him/her. However, a recommendation letter is certainly a very good evidence of correspondence. So, if you manage to convince your future supervisor to provide you with a rec letter, that will be awesome!

  6. Dear Mas Andi,
    Thank u atas postingan yang sangat berguna. Berdasarkan pengalaman, apakah saya bisa menggunakan SR yang sama untuk melamar ke beberapa universitas dan beasiswa?
    And If you have time, would also be grateful if you could proof-read my LoR:-)..

    Many thanx

  7. Thanks for your comment to my previous queries. I have another question. Well, seems that current form is different from the previous one. The current one is more detailed. The question is how we can write compelling and convincing arguments? Would you mind sharing your experience?What I observe is some parts are really determining factors. The questions are the crucial ones, for instance, the committee wants to see our future involvement, our coming research, and the like.Hope this is not an annoying questions. Well, it is a part of giving the best effort that one can do in every aspect to be evaluated in the form. Hope you can understand.Thank you very much for your willingness to share.

    • No this is not an annoying q but certainly not an easy one to address :)

      1. how we can write compelling and convincing arguments?
      Speak by data. Tell them what you HAVE or HAVE DONE before informing them what you WILL DO.

      2. our future involvement, our coming research, and the like
      This is very similar to previous ADS form. You can find it there.

      Btw, this kind of q is very open. I can discuss it more if time permits and I can make a book out of it (kalau ada waktu). Sementara segitu dulu ya :)

  8. Thanks for commenting Pak….
    What I mean about my previous question is that I observed some important questions on the application form. I just give an example like our future involvement on the society. However, you already gave the clue that I should tell the committee about the ” current fact”. But the problem is no experiences to sell so far.lol…… I just have limited proceedings and publications. I do not have an important position on the department. There must be another way out to work on. Anyhow, thanks for sharing. I will elaborate and find them out . Thanks pak Andi. Sorry, another point to ask. How many types letter of offering does aussie uni have? Should we pay on our own to get a letter of offering? Thanks….

  9. untuk s3, apakah SR dari dosen pembimbing s2 itu wajib ? kalau tidak ada bagaimana ? dalam formulir aplikasi di bagian cheklist kelengkapannya : academic refeence from s2 supervisor for Doctorate candidates, kita klik yes atau no ? (apabila referensi ada tapi bukan dari dosen pembimbing s2 ?)

  10. Dear Pak Andi

    Saya memiliki kesulitan siapa orang yang bisa memberikan surat rekomendasi. Karena biasanya diminta 2, mungkin 1 saya bisa dapatkan dari atasan di kantor. Namun untuk surat rekomendasi dari kampus (seperti dianjurkan dalam beasiswa yang ingin saya apply), tidak ada dosen yang mengenal saya dekat, bahkan pembimbing skripsi sekalipun tidak mengenal saya dengan baik, atau bahkan mungkin sudah lupa. Mohon masukannya. Oh ya untuk surat rekomendasi dari atasan saya, jabatannya manager, apakah menurut bapak cukup memadai?terima kasih

  11. blog bapak dengan luar biasa memberikan pencerahan kepada saya yang bermimpi kuliah di Australia terlebih di University of Wollongong, saya sekarang mahasiswa semester akhir program studi Manajemen S.D Perairan. Insya Allah saya akan banyak membaca dan bertanya kepada Bapak. mudah-mudahan Bapak berkenan. Makasih banyak Pak. Sukses terus.

  12. pak andi saya mahasiswi jurusan s1 mananjemen. saya ingin melanjutkan s2 di australia,saya juga sharing sama dosen yang pernah skolah di luar yaitu di usa
    dan beliau bilang jika ingin mudah mendapat beasiswa, harus ada lembaga/institusi yang menaungi untuk melakukan penelitian di luar… beliau juga berkata agak susah apabila tanpa di naungi oleh institusi” dalam tanda kutip beasiswa untuk personal-an. apakah dalam mencari beasiswa di australia juga seperti itu ya pak?
    mohon pencerahannya

  13. saya mau tanya pak apakah tingkat pendidikan yang memberi SR masuk pertimbangan untuk mendapatkan beasiswa? misalnya pemberi SR harus bergelar doktor atau prof. terima kasih

      • Pak Andi…saya mau sharing dan minta sarannya, Pak..Saya mendaftar untuk masters by coursework, berarti poin area of research interest yg ada di form referee dikosongkan ya pak??..
        Pak sebenarnya saya sudah mendapatkan surat rekomendasi dari salah satu dosen saya dengan format bebas. Hari ini, saya menelpon kantor ADS dan mereka bilang bisa digunakan. Namun, saya berencana untuk meminta surat rekomendasi lagi dengan menggunakan form referee yg baru kepada rector agar lebih menguatkan??? Bagaimana menurut Bapak?? Satu rekomendasi untuk rekomendasi secara akademis dan yang kedua untuk future employment?? Is it good step to do?? Or might it be overrated??ataukah satu SR saja??karena kebanyakan SRnya, walaupun tujuannya agar lebih menguatkan aplikasi….
        Terima kasih banyak ya Pak Andi sudah meluangkan waktu membalas dan memberi saran

  14. Mas Andi, untuk ADS 2013, program doktoral, diperlukan SR dari dosen pembimbing S2. Apakah artinya hanya 1 dokumen SR yang diperlukan? Terima kasih sebelumnya ya

  15. Pak Andi, bagaimana kalo sudah mendapatkan in letter support dari Univ di Oz untuk S3 namun pembimbing S2 kita nggak mau memberikan rekomendasi. apakah berarti kita telah gagal untuk mencoba beasiswa ADS tersebut, karena
    dalam kolom SR di form ADS tertulis (Recommended)??? terima kasih atas perhatian dan jawabannya Pak Andi

    • Hm.. menarik ini.
      Inti dari rekomendasi itu sebenarnya untuk meyakinkan bahwa kita memiliki kapasitas. Orang yang berhak mengatakan kita bs melaksanakan riset tentu saja adalah orang yang pernah riset bersama kita yaitu pembimbing S2. Pertanyaannya justru bisa dibalik “kenapa pembimbing S2 tidak berkenan memberikan rekomendasi?” Apakah memang kaitannya dengan personal issue atau memang beliau tidak yakin dengan kemampuan riset Anda? Jika yang kedua, saya kira jelas masalahnya. Tapi jika karena issue lain, memang sangat disayangkan. Mungkin bisa cari rekomendasi penguji S2.

  16. pak mau tanya..klo untuk reference letter dari s2 academic supervisor untuk apply beasiswa ADS 2012 apakah ada format bakunya?trims pak…

  17. Slmt Siang Pak, slm knl Pak….
    sy merasa sgt beruntung mendpt info2 dri blog WordPress Bpk….
    Sy silvia, sy bru lu2s februari kmrin n bru sj ketrima senin kmrin,krja d LSM jd fasilitator teknik. Tpi sy bercita2 menjadi dosen teknik Pak, sdh apply lamaran sy, tpi msh nunggu ada penerimaan pegawai baru d PTN…..
    Menurut bpk apa t4 krja sy ini tdk menjdi kendala coz.beda sama cta2 sy?
    saya juga mw tax Pak, klo translet surt2 berharga apa kt hrus k t4x langsung apa boleh nitip org? soalx sy tgl d salah stu kota kcl d NTT Pak.
    Maksh bgt atas bantuannya Pak……:-)

  18. Ka Made, saya ingin menanyakan perihal kelengkapan dokumen. Di aplikasi dituliskan untuk memberikan 3 rangkap dokumen. Apakah semuanya merupakan dokumen yang dilegalisir atau hanya 1 rangkap saja sedangkan 2 rangkap yang lain hanya copy biasa. Bagaimana dengan surat rekomendasi apakah harus 3 rangkap dengan cap dan tanda tangan asli?Terima kasih.

  19. Permisi Pak Made…mau ikutan nanya juga nih..hehe
    Saya fresh graduate baru lulus tahun ini dan mau apply untuk beasiswa postgraduate ADS..
    kebetulan juga saya belum mengurus Surat rekomendasi..hehe
    jadi kemarin itu saya lihat kalo ADS mengeluarkan format untuk SR yang menurut saya itu hanya pantas untuk diisi oleh orang yang betul2 mengetahui seluk beluk saya seperti apa, nah disini kan saya statusnya sebagai fresh graduate yang belum kerja juga pak..jadi apakah SR itu hanya bisa saya dapatkan dari pembimbing skripsi / dosen wali saya(yang paling mengetahui latarbelakang saya scr akademis) atau saya juga perlu meminta surat rekomendasi dari orang lain?
    *kebetulan saya kenal dengan petinggi dari univ lain tapi bukan dari univ saya..hehe..jadi saya juga bisa minta SR ke beliau tp masalahnya beliau sangat minim informasi mengenai saya scr akademis…hehe
    maaf kalau kepanjangan…

    Regards.

  20. Hallo mas Andi,

    Salam kenal mas, saya mohon bantuan mas sekiranya ada waktu untuk memeriksa surat rekomendasi yang sudah saya draft. saya masih belum yakin betul mas..mohon bantuannya ya mas.. (draftnya sudah saya kirim ke email mas Andi)

    Thanks!
    Armi

  21. pak Andi, saya mau tanya, kalau mau membuat surat pengajuan beasiswa ke profesor tempat unversitas yg dituju itu bagaimana? saya belum ada pengalaman, jadi takut kalau” salah dlm berkata”..saya sudah cari beberapa contoh suratnya, tp tetap belum ada gambaran, tolong bantuannya pak, saya benar-benar membutuhkan beasiswa ini. terima kasih sebelumnya

  22. Halo pak andi, saya mau bertanya.
    seandainya memang tidak ada format dari institusi yang berkaitan mengenai SR, apakah saya harus membuatnya dengan kata2 saya sendiri ataukah saya menyerahkan sepenuhnya kepada orang yg akan memberikan rekomendasi?(contoh dosen pembimbing)
    terima kasih atas jawabannya.

    • Idealnya, rekomendasi itu dibuat oleh orang yg merekomendasikan kita. Meski demikian, seringkali perekomendasi minta kita untuk membuat draft-nya. Btw, sudah sempat baca artikel di atas belum? :D

  23. bapak Andi yang baik,, saya ingin bertanya masalah teknis SR..
    apakah SR yang diketik atau SR yang ditulis tangan langsung oleh Referee mempengaruhi “Nilai” SR tersebut nantinya..

    Trims sebelumnya Pak.. : )

  24. Bapak Andi yang terhormat..
    awal tahun ini saya mencoba memburu beasiswa..
    Rencana saya salah satu pemberi rekomendasi yang saya gunakan dari mantan dosen pembimbing skripsi, beliau sudah bersedia tapi mengatakan kalo tahun ini sudah mau pensiun.. Kalo menurut Bapak Andi, apakah mesti mencari lagi atau cukup dengan beliau..? Terima kasih..

  25. Satu lagi Pak..
    Di dalam salah satu pertanyaan short essay maupun LoR adalah untuk menyebutkan strengths and weakness.. Pertanyaan saya, apakah mesti dijawab semua apa cukup menyebutkan strengths-nya saja..? Terima kasih..

  26. Satu lagi Pak..
    Di dalam salah satu pertanyaan short essay maupun LoR adalah untuk menyebutkan strengths and weakness.. Pertanyaan saya, apakah mesti dijawab semua apa cuma menyebutkan strengths-nya saja..? Terima kasih..

  27. pak.. maaf, saya lagi ini.. hampir sama dg pertnyaan diatas nih, sy kan rencna apply master by coursework dimana SR-nya optional.. nah, sy berencana mmnta SR dr dosen pembimbing S1, apakah harus pake format baku ato boleh bebas?
    satu lg pak, KTP perlu di translate ga klo nnti dipanggil utk interview (amin!).. makasih byk,pak.. :-)

  28. Terima kasih blog nya sanget bermanfaat. Pak andi saya ingin bertanya, misalkan sr yg diperlukan ada 2 dari atasan dan guru. Saya rencananya akan mengambil beasiswa vokactinal education training endeavour. setelah lulus saya daftar beasiswanya sedangkan saya belum bekerja, jadi bagaimana dapat sr dari atasan? Thx sebelumnya

  29. Pingback: Memahami Beasiswa AAS Bagi Orang Biasa | a madeandi's life

  30. Pingback: Memahami Beasiswa AAS Bagi Orang Biasa | a madeandi's life

Bagaimana menurut Anda? What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s