Menyingkap Rahasia Beasiswa Australia


Saya tidak bisa menjamin Anda bisa mendapatkan beasiswa Australia. Memang tidak ada yang bisa. Bersyukur, saya mendapatkan tiga Beasiswa Australia dalam hidup saya: ADS, ALA dan ASA. Saya belajar di dua perguruan tinggi Australia dan menikmaati susah senang hidup di Negeri Kangguru itu selama kurang lebih satu dekade. Waktu sepuluh tahun sudah cukup untuk mengenal banyak hal.

Saya punya hubungan personal dengan Australia. Anak saya lahir di sana dan di sanalah saya belajar jadi bapak dengan menjadi orang pertama yang memandikan Lita, anak saya. Ikatan bathin saya dengan Negeri Kangguru ini melebihi interaksi mahasiswa dengan kampus atau sekedar alumni dengan almamaternya. Sebagian dari diri saya saat ini, sebagian dari peran dan kiprah saya termasuk jatuh bangunnya, lahir di tangga-tangga kampus di Australia atau di lorong-lorong perpustakaan yang aromanya khas memikat sekaligus menimbulkan ketegangan dan khawatir yang dalam.

Semua kisah dan perjalanan itulah yang ingin saya rangkum dalam buku ini: Rahasia Beasiswa Australia. Di dalamnya memang ada informasi tetapi bukan itu yang terpenting. Saya menorehkan jejak semangat yang tak mudah dituliskan. Saya mengguratkan tetesan keringat atau air mata yang kadang menyembul ketika masa depan tesis saya tak kunjung benderang. Di halaman demi halaman buku itu, ada keluh kesah malam atau subuh yang terganjal deadline makalah atau coretan merah di Bab 1 tesis yang menyisakan trauma. Atau perasaan bodoh lemah dan tak berdaya yang kerap muncul saat sendirian naik bus kampus menuju apartemen yang dingin dan sepi.

Namun di buku itu juga ada riang gembira, senandung tawa saat berselancar di dinginnya salju saat winter. Ada juga sumringah bunga tulip saat musim semi yang kerap dicumbu sekawanan burung berwarna warni yang berteriak sekenanya. Atau persahabatan lintas benua dan cinta keluarga kecil kami yang tersimpan rapi di sudut-sudut dapur atau sebuah pot bunga yang memyembunyikan ari-ari anak kami.

Saya titipkan semangat itu bagi pembaca, sebagai bekal memulai perjalanan di Negeri Kangguru. Kelak, saat waktunya tiba, maka kita akan bertemu lagi, bersenda gurau tentang koar-koar kookaburra atau gelisah jerit cockatoo yang beranjak menuju sarang di ranting-ranting eucalyptus yang dingin penuh wibawa. Selamat membaca.

PS. Khusus untuk pembaca madeandi.com, saya berhasil yakinkan Mini Akademi, pemegang hak edar eksklusif buku ini, untuk memberikan diskon 15%. Pesan lewat miniakademi.id dan masukkan kode kupon MadeAndiComEr. Selamat berjuang!

Advertisements

Author: Andi Arsana

I am a lecturer and a full-time student of the universe

4 thoughts on “Menyingkap Rahasia Beasiswa Australia”

Bagaimana menurut Anda? What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s