Mari Kita Ganyang Malaysia


Perselisihan dua bangsa serumpun ini sepertinya tidak habis-habis. Inilah sepuluh alasan mengganyang Malaysia:

http://duniadongeng.wordpress.com/

  1. Mari kita ganyang Malaysia jika kita adalah bangsa yang tidak mampu memahami perbedaan antara “mendaftarkan” untuk menghormati keberadaan dan “mengklaim” untuk mengakui kepemilikan.
  2. Mari kita ganyang Malaysia jika kita adalah bangsa yang rendah diri, mudah marah dan cepat emosi karena pemberitaan yang bahkan sering kali tidak kita pahami secara utuh.
  3. Mari kita ganyang Malaysia jika kita bahkan tidak paham makna “klaim”, “hak cipta”, “hak paten” dalam konteks hukum nasional dan iternasional.
  4. Mari kita ganyang Malaysia jika kita menderita ketidakmengertian stadium tinggi dengan latah mengatakan “kita perlu mematenkan seni budaya”.
  5. Mari kita ganyang Malaysia jika kita merasa tidak punya pekerjaan lain yang lebih besar untuk belajar dan mengejar ketertinggalan kita sendiri.
  6. Mari kita ganyang Malaysia jika kita sudah tidak lagi merasa jadi Kakak Nusantara, tetapi pesaing yang hampir kalah dan tidak lagi punya kebanggan.
  7. Mari kita ganyang Malaysia jika kita sudah putus asa dan tidak lagi mampu menghadapi mereka dengan ketajaman pemikiran dan kelihaian diplomasi kita di meja perundingan.
  8. Mari kita ganyang Malaysia jika kita tidak memahami sejarah bahwa Indonesia dan Malaysia adalah dua bangsa ‘baru’ yang lahir ratusan tahun setelah interaksi antar manusia di nusantara menyejarah.
  9. Mari kita ganyang Malaysia kalau kita yakin bangsa-bangsa di dunia akan segan dan kagum pada cara tersebut dan menjadikan kita teladan dalam menyelesaikan persoalan antar bangsa.
  10. Mari kita ganyang Malaysia jika kita lupa bahwa salah satu amanat konstitusi kita adalah “melaksanakan ketertiban dunia”.
Advertisements

Author: Andi Arsana

I am a lecturer and a full-time student of the universe

8 thoughts on “Mari Kita Ganyang Malaysia”

  1. Tertarik dengan poin nomor 10. Apakah ini berarti Presiden Soekarno dulu melanggar konstitutisi? Bukankah dia yang pertama kali mengumandangkan slogan “Ganyang Malaysia”?

    Mungkin itu sebabnya popularitas Bung Karno mulai jatuh sejak akhir dekade 1950-an?

    Subhan Zein

    1. Konteks Ganyang Malaysia yang dikumandangkan Soekarno ini bebeda dengan yang diteriakkan sekarang. Soekarno memiliki agenda yang menurut dia ketika itu sangat besar dengan kehadiran Persemakmuran di ‘dekat’ Indonesia. Selain itu perkembangan politik dan interaksi bangsa2 di masa itu berbeda dengan sekarang sehingga hard power mungkin dipandang lebih efektif.

      Selain itu, Bung Karno melihat adanya ancaman dengan kehadiran persemakmuran, setidaknya berdasarkan pengetahuan dan naluri politiknya ketika itu. Reaksi keras dengan menunjukkan kekuatan menjadi dianggap penting. Hal ini berbeda dengan Ganyang yg diteriakkan sekarang yang terjadi semata2 karena ketidakmampuan memahami isu secara utuh. Apapun itu, still menurutku Ganyang is not the best way 🙂 Pendapatku demikian Oom Subhan.

Bagaimana menurut Anda? What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s