Email saya dibajak?


Saya sering sekali menerima email yang isinya tidak jelas dari seseorang yang saya kenal baik. Dengan memperhatikan isi emailnya dan membandingkan dengan pribadi teman saya ini, tidak sulit untuk mengetahui bahwa email itu bukanlah darinya. Mengapa email itu bias ke tangan saya? Apakah emailnya telah dibajak seseorang sehingga username dan passwordnya diketahui? Ada banyak dugaan terkait kasus ini.

Alternatif pertama, emailnya memang dibajak. Dengan berbagai cara, mungkin saja seseorang berhasil mencuri passwordnya. Untuk ini, memang sebaiknya kita rajin mengganti password secara berkala. Alternatif kedua, bisa saja itu perilaku sebuah virus. Kini virus memang bisa menyebar dengan berbagai cara. Jika suatu saat Anda menerima email bervirus dan membukanya, bukan tidak mungkin virus itu akan mengacaukan email Anda sendiri. Salah satu dampaknya adalah virus secara otomatis akan mengirim email dengan isi yang diinginkannya kepada semua alamat kontak yang ada di daftar alamat email Anda. Untuk ini, rajin-rajinlah mengenali perilaku virus dan jangan sekali-sekali membuka email yang tidak diyakini asal dan isinya.

Kemungkinan ketiga, email Anda tidak dibajak, tidak juga kena virus. Yang terjadi adalah nama dan email Anda dipinjam seseorang untuk mengirimkan pesan, entah apa tujuan dan alasannya. Anda bisa jadi bertanya, “mungkinkah ada seseorang mengirimkan email dari akun saya atas nama saya tanpa mengetahui username dan password saya?” Jawabannya sederhana: Mungkin!

Analoginya, email sama saja dengan surat biasa. Seseornag bernama A bisa saja membeli sebuah amplop, mengisinya degan surat yang diinginkannya, lalu menulis nama dan alamat orang lain (B) sebagai pengirimnya dan kemudian mengirimkannya pada C lewat kantor pos. Dalam hal ini, A tidak perlu punya kunci kotak surat atau rumah B untuk bisa membubuhkan nama dan alamat B pada amplop. A cukup mengetahui nama dan alamat B saja, dan ini tentu tidak sulit dilakukan. Selanjutnya C akan menerima surat itu di kotak suratnya dan meyakini bahwa surat itu datang dari B. Dengan membuka kotak surat menggunakan kunci yang cocok, C akan bisa membuka dan membaca surat tersebut. Sampai saat ini, C mungkin tetap meyakini bahwa surat itu memang dari B.

Hal seperti yang digambarkan di atas juga bisa terjadi dengan email. Dengan bahasa pemrograman sederhana saja dan fasilitas yang tersedia di dunia maya secara gratis, seseorang bisa membuat suatu aplikasi sederhana seperti gambar formulir berikut ini.

Dengan aplikasi sederhana ini, siapa saja bisa mengirim email yang berisi apa saja kepada siapa saja, atas nama siapa saja, tanpa harus tahu password email seseorang. Mengerikan bukan? Memang kenyataannya demikian. Maka dari itu, nasihat sederhana yang bisa saya berikan adalah, jangan selalu percaya pada isi email, meskipun itu ’kelihatannya’ datang dari nama/alamat yang Anda kenal. Perhatikan header-nya, mungkin ada petunjuk yang membuat Anda mampu mengenali apakah email itu palsu atau tidak. Jika mencurigakan, coba hubungi kenalan Anda itu dengan jalur komunikasi lain seperti telepon, sms, Yahoo Messenger, Skype, Gtalk, Facebook, Twitter dan apa saja yang mungkin. Satu lagi tips sederhana, coba Anda reply email seperti itu. Jika alamat yang dituju (reply-to) ternyata berbeda dengan alama pengirim (teman Anda tadi), maka bisa dicurigai kalau itu adalah email palsu. Kesimpulannya, email teman Anda mungkin tidak dibajak, hanya dipinjam saja dengan cara yang sangat mudah dan memang tidak bisa dicegah. Semoga tips sederhana ini bermanfaat.

Advertisements

Author: Andi Arsana

I am a lecturer and a full-time student of the universe

9 thoughts on “Email saya dibajak?”

  1. Masalah Bli, alternatif ketiga rasanya sulit mungkin, karena kalau melihat di kepala surel yang ada beberapa tujuan penerima, hampir semua penerimanya adalah kenalan di daftar kontak pemilik surat.

    Artinya analoginya siapa atau apapun yang mengirim surel itu punya akses ke daftar kontak yang ada di akun surelnya.

    Kebetulan saya menerima surel serupa dan beberapa hari yang lalu juga menyampaikannya via blog.

  2. saya baru saja mengalami hal itu, email saya digunakan orang lain, mengirim ke banyak relasi saya, tanpa saya ketahui apa maunya, saya heran, kog bisa, dan itu tak pernah berhenti selalu ada postingan saya tiap harinya, saya jd repot wong saya gak pernah ngirim, saya sudah ganti paswd tapi postingan palsu tetap berjalan sesuai kemauannya. ada yang bisa menolong saya ?

  3. Saya ada masalah agak menyimpang dari pembahasan, tapi menurut saya penting juga. Mengapa Email tidak ada Log Out-nya?

  4. email saya juga megalamai hal yang sama,

    suatu kali saya pernah mendapatkan email dr seseorang yang tidak saya kenal.
    saya buka.. isinya tidak jelas.. seperti “iklan-iklan”..

    sejak saat itu, email saya mulai mengirimkan pesan otomatis ke semua kontak yang ada di email saya. saya tidak tau kenapa bisa begitu.
    saya rasa email saya terkena virus yang berasal dari email masuk td.
    sampai sekarang hal ini masih berlanjut.

    mohon bantuannya, bagaimana cara memperbaikinya, atau menghapus virus tersebut.

    😦 …

    terimakasih..

Bagaimana menurut Anda? What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s