SA 0ff


Awalnya, hari ini saya ingin menulis sesuatu tentang pendidikan nasional karena memang diperingati di tanah air. Saya urungkan karena pastilah sudah ratusan orang membahasnya dari berbagai segi. Saya dan Anda bisa dengan mudah mendapatkan tulisan tentang pendidikan nasional Indonesia yang kono katanya kian memprihatinkan. Sebagai seorang guru, saya juga pasti ikut bertanggung jawab atas “dosa” ini.

Bukan dalam rangka menghindar dari tuduhan bersalah, saya hanya ingin menyampaikan hal lain hari ini. Saya akan membahas hal yang sedikit teknis: Global Positioning System, GPS. Bagi yang belum paham apa itu GPS, biarlah saya beri sedikit penjelasan. GPS adalah sebuah sistem penentuan posisi di permukaan bumi dengan bantuan satelit. Singkatnya, dengan sebuah perangkat tertentu yang biasanya sebesar HP (disebut receiver GPS, atau GPS saja) Anda bisa menentukan posisi (koordinat) di permukaan bumi dengan sekali pencet. Prinsip di balik teknologi ini adalah penentuan posisi dengan perpotongan jarak. Satelit dalam hal ini merupakan titik ikat. Untuk memahami ini lebih jauh, Anda perlu belajar geodesi atau setidaknya surveying. Atau kalau sabar, tunggu buku GPS populer dari saya 🙂

GPS ini awalnya dirancang untuk militer oleh Department of Defense, Amerika. Dengan sistem ini tentara Amerika bisa menentukan dengan cepat dan akurat posisinya di permukaan bumi pada suatu ketika. Karena disiapkan untuk militer, tentunya pengguna sipil tidak boleh memperoleh ketelitian yg sama dgn militer. Untuk tujuan ini satelit GPS memancarkan sinyal dengan kode berbeda untuk militer dan sipil. Walaupun sudah dibedakan code untuk sipil, ternyata ketetelitian yang dicapai sipil waktu itu masih dianggap terlalu tinggi shg Amerika merasa perlu melakukan usaha sengaja untuk menurunkan ketelitian ini. Inilah yang dikenal dgn Selective Availability. Amerika sekali, memang 🙂 SA, dalam praktiknya dilakukan dgn, misalnya, menambah clock error pada pesan yang dibawa sinyal satelit atau error lainnya. Intinya, disengaja oleh Amerika 🙂 Dengan berlakunya SA ini, GPS yang mirip HP tadi hanya bisa memperoleh ketelitian posisi sampai 100an meter. Artinya kalau GPS Anda menunjukkan suatu koordinat, artinya kemungkinan posisi yang sebenarnya ada pada suatu lingkaran berjari-jari 100an meter. Jauh dari akurat memang.

Beruntunglah pengguna GPS sipil, delapan tahun lalu SA GPS dimatikan oleh Presiden Bill Clinton (2 Mei 2000). Ini merupakan langkah revolusioner Pak Clinton dan kita harus berterima kasih 🙂 Kini sudah 8 tahun lamanya SA off. Banyak hal yang terjadi dengan pemakaian GPS di seluruh dunia dan tentunya Indonesia. Kian hari, GPS kian populer. Tidak saja untuk kepentingan teknis, GPS kini merambah dunia rekreasi dan hobi.

BTW, SA memang di-off-kan tetapi opsi itu masih ada di sebagian besar satelit. Artinya kalau Amerika lagi nggak mood, bisa saja SA di-on-kan lagi. Untunglah satelit generasi terbaru tidak dilengkapi opsi ini, alias tidak mungkin memberlakukan SA. Meski demikian, kemungkinan selalu ada. Beginilah ‘nasib’ sebuah layanan gratis. Segala sesuatu bisa ‘didikte’ oleh pemilik sistem, dalam hal ini Amerika Serikat.

Namun bukanlah manusia namanya kalau tidak bisa menciptakan paradoks dari sebuah fenomena. Masalah ‘ketidakpastian’ layanan ini juga yang akhirnya menjadi salah satu motivasi munculnya Sistem Satelit Navigasi Global (GNSS) selain GPS seperti Glonass (Rusia), Galileo (Uni Eropa), Beidou (China). dan lain-lain. Munculnya opsi ini seharusnya memberi pengguna lebih banyak pilihan sehingga harapannya kualitas pelayanan menjadi semakin baik. Kita tunggu saja.

Ketika banyak orang di negeri ini memperingati pendidikan nasional dengan keprihatinan, saya ingin mengajak Anda sejenak memperingatan kemerdekaan pengguna sipil GPS dari belenggu penderitaan yang bernama Selective Availability.

Advertisements

Author: Andi Arsana

I am a lecturer and a full-time student of the universe

1 thought on “SA 0ff”

Bagaimana menurut Anda? What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s