I Am A TED Speaker!

Dari sekian banyak hal yang terjadi di tahun 2018, menjadi pembicara TEDxUGM adalah satu yang sangat penting bagi saya. Mereka yang menekuni bidang penyajian ilmu pengetahuan, umumnya memahami konferensi TED. TED singkatan dari Technology, Entertainment and Design yang pada awalnya merupakan sebuah media pertemuan bagi para pakar untuk menyajikan keahlian dan penelitian mereka. Yang menarik dari konferensi TED ini adalah sajiannya yang cenderung populer. Di konferensi TED, seorang pakar ‘dipaksa’ untuk menyajikan bidang ilmunya dengan cara yang mudah dipahami oleh orang yang tidak menekuni bidang tersebut.

Continue reading “I Am A TED Speaker!”

Advertisements

Merry Christmas From Tegaljadi

Dear Mommy,

This Christmas, I won’t be able to see you and dad. Such a pity but I have a story to tell. I am celebrating Christmas in the Island of Gods in Bali, in a village called Tegaljadi. They have no church for me to see God in a proper ritual. I never forget, however, you convinced me that I do not need a special place to see Him. And here I am, sitting still next to the Merajan, a family temple, beautifully sculptured with Balinese ornament.

Continue reading “Merry Christmas From Tegaljadi”

Di Bima Kroda Menjelang Natal

Makanku terhenti sejenak karena tiba-tiba terdengar nyanyian. Sekelompok anak SMA 3 Jogja datang mengamen untuk penggalangan dana. Untuk perayaan Natal, kata mereka. Sementara aku sedang menikmati hidangan khas Bali di Warung makan Bima Kroda di Banguntapan, selepas beritual di Pura Jagatnatha.

Continue reading “Di Bima Kroda Menjelang Natal”

Ini Diplomasi ala Indonesia

MenluRuangan Balai Senat UGM penuh sesak oleh mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Jogja. Mereka telah menunggu tidak kurang dari 1 jam sebelum akhirnya Menteri Luar Negeri RI, Ibu Retno Marsudi, tiba di ruangan. Gemuruh tepuk tangan dan teriakan bernuansa histeris terdengar menyambut Ibu Menteri yang memasuki ruangan dengan tenang dan tersenyum akrab.

Hari itu, Bu Retno mengenakan baju putih sederhana, dipadu dengan celana hitam hingga bawah lutut dan sepatu sporty. Gayanya memang santai dan gaul, cocok dengan kerumunan peserta kuliah umum yang mayoritas milenial. Sementara itu, saya duduk mengamati dengan seksama di deretan bangku paling depan, awas mengamati proses, siap sedia jika terjadi sesuatu yang membutuhkan intervensi. Saya adalah panitia yang dituntut selalu siaga.

Continue reading “Ini Diplomasi ala Indonesia”

Membidik Misi, Merawat Mimpi di UGM

Saya tertegun setelah berbicara di telepon dengan Pak Suyastra, mantan Kepala SMA 3 Denpasar, almamater saya. Meskipun sudah 22 tahun menamatkan sekolah, komunikasi kami masih baik. Pak Suyastra acap kali menghubungi saya untuk berbagai perihal, serius maupun tidak. Kali ini agak serius, beliau mengabarkan kondisi seorang adik kelas kami.

Continue reading “Membidik Misi, Merawat Mimpi di UGM”

Menikmati Sekitar, Apa Adanya

Hari Minggu kemarin saya duduk saja di gazebo di halaman belakang rumah. Tidak ada agenda khusus, tidak mengerjakan apapun, hanya duduk diam dan menikmati saja. Tiba-tiba saya lihat sepasang burung emprit terbang di sekitar batang markisa yang menjalar di atas jalan setapak. Yang menarik, mereka membawa rumput kering yang kemudian dianyam menjadi sarang. Pada silang lintang pokok markisa yang menjalar, mereka memilih titik yang tepat untuk memulai rumah tangga mereka. Mungkin demikian, entahlah.

Continue reading “Menikmati Sekitar, Apa Adanya”