Membandingkan


www.muhajirlawfirm.com
http://www.muhajirlawfirm.com

Ketika ditanya berapa saya ingin dibayar untuk mengajar komputer untuk aplikasi perkantoran, saya tidak mampu mejawab dengan segera. Tidak mudah untuk secara gamblang mengatakan saya ingin dibayar “sekian per jam,” terutama karena saya bukanlah pengajar komputer professional. Untunglah calon murid saya paham situasi ini dan dia mengambil inisiatif. “How about forty dollars an hour? Does it sound good to you?” demikian katanya menerobos kebuntuan. Saya senang bukan kepalang mendapat uang sebanyak itu, terutama ketika saya bandingkan dengan gaji yang saya terima untuk bekerja di restoran Thailand. Kurang lebih 10 dolar per jam untuk pekerjaan kasar yang berat.

Tetapi jangan salah, ketika mulai bekerja di restoran Thailand, saya pun senang bukan kepalang dengan gaji itu, terutama saat membandingkan dengan gaji saya sebagai dosen di Republik Indonesia. Cerita ini sama sekali bukan wujud penyesalan memilih pekerjaan [yang katanya mulia] sebagai dosen, ini sebuah cerita ringan tentang fakta yang tidak perlu ditutup-tutupi. Mungkin saya termasuk orang yang dinamis, dalam arti “puas dengan keadaan tetapi masih selalu percaya akan adanya perubahan.” Saya senang dengan gaji saya sekarang tetapi dengan niat baik, perjuangan yang keras, saya yakin gaji akan bisa bertambah.

Kembali ke restoran Thailand, saya senang ketika ditawari gaji 10 dolar cash. Memang ketika dibandingkan dengan sesuatu yang lebih buruk, segala sesuatu jadi membahagiakan. Namun demikian, sepuluh dolar itu langsung tidak membahagiakan ketika disandingkan dengan 40 dolar yang saya peroleh dari mengajar komputer.

Minggu lalu saya potong rambut. Biasanya saya melakukannya di Sydney sekalian membeli bumbu-bumbu Indonesia, harga potong rambut hanya 12 dolar. Minggu lalu saya tidak sempat ke Sydney sehingga saya melakukannya di kampus Wollongong. Saya sudah bersiap-siap, pastilah harganya lebih mahal dari Sydney. Potong rambut memang mahal di negara berkembang. Di New York, misalnya potong rambut kelas “jelek” 15 dolar yang berlangsung tak lebih dari 17 menit.

Only thirty five dollars please” demikian kata-kata keluar dari seorang gadis cantik sesaat setelah saya memalingkan wajah dari cermin, mengamati hasil potongan rambut saya. Entahlah saya harus terkejut, marah atau kecewa, harga tersebut terasa sangat mahal untuk sebuah pekerjaan yang berlangsung tak lebih dari 15 menit. Tapi apalah daya saya. Sambil tersenyum saya sodorkan selembar dua puluhan dolar, selembar sepuluhan dalar dan 5 koin satu dolaran sambil berlalu. Masih segar dalam ingatan saya, uang tersebut saya peroleh kemarin dari mengajar komputer selama satu jam. Tiba-tiba saya bertanya serius dalam hati. Tidakkah saya dibayar teralu murah?

Dalam kekalutan seperti itu, saya mengingat tokoh Cenk dan Blonk di wayang kulit inovasi yang didalangi Nardayana di Belayu, Tabanan. “Berhentilah membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Membandingkan adalah sumber segala perasaan yang tidak perlu.” Entahlah benar apa tidak, sepertinya untuk kasus ini nasihat tersebut ada benarnya.

Advertisements

Author: Andi Arsana

I am a lecturer and a full-time student of the universe

2 thoughts on “Membandingkan”

  1. Mas Andi…mangkanya beli Alat Cukur sendiri hanya 20$ udah bagus terus potong di Salon “W” (wife) insyaAlloh potongan dijamin rapi dan nggak ngrasa bersalah + tabungan bisa nambah + nambah rasa cinta. Buktiin! kalo liat tampangku, dan 2 anak laki2 ku habis potong nggak bisa dibedain, habis tukang cukurnya sama, dan alat cukurnya cuman bisa model “cepak militer”..ben sing penting rapi, bersih, ngirit, happy, & cinta 🙂 Salam buat keluarga

    ===
    Matur nuwun Mas Tony atas sarannya. Ok nanti ta coba praktekkan supaya jadi ABRI 😀 Salam untuk keluarga juga ya Mas 🙂

Bagaimana menurut Anda? What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s