Dahaga kecil


https://i2.wp.com/www.beritajakarta.com/images/foto/air_minum.jpgSore tadi kawan lama mampir ke kantor saya. Satu kalimat datarnya membuat saya berpikir “Kok blognya tidak pernah di-update?”

Dalam kesulitan dan kesibukan yang saya rasa besar dan maha penting, ternyata masih ada yang peduli hal-hal kecil seperti blog ini. Di saat saya merasa hebat karena mengerjakan hal-hal yang jauh lebih besar dari sekedar ngeblog, ternyata ada satu manusia yang tetap menunggu gumaman tak berarti saya lewat blog. Mereka tidak pernah ikut menikmati “kebesaran” yang saya rasakan, mereka tetap menginginkan hal remeh temeh di blog saya.

Nampaknya saya tidak boleh meninggalkan benih yang terlanjur tumbuh ini. Saya akan menjadi bapak yang tidak bertanggungjawab kalau saya tinggalkan ceceran benih itu. Orang memang tidak harus mengikuti kesibukan saya, dan tidak harus menahan dahaga kecilnya hanya gara-gara saya sibuk melayani sang raja dan lupa menyiramkan air melalui cerita pendek saya. Tidak boleh.

Advertisements

Author: Andi Arsana

I am a lecturer and a full-time student of the universe

Bagaimana menurut Anda? What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s