Menemani Pasangan Sekolah di Luar Negeri

Ada banyak orang yang bertanya terkait keikutsertaannya untuk berangkat ke luar negeri bersama pasangannya yang sekolah S2 atau S3. Pertanyaan itu umumnya berisi kebingungan dan keraguan apakah itu merupakan keputusan tepat. Saya bisa memahami keraguan ini, terutama jika yang sekolah adalah sang istri dan suaminya harus menemani. Meski demikian, kegalauan serupa juga bisa saja terjadi … Continue reading

Ibu Guru Kasih

Desa Tegaljadi, akhir dekade 1980an Sepeda tua itu melaju dengan tersendat, dikayuh seorang anak kecil berusia belum sepuluh tahun. Keringatnya mengucur deras, tubuh kecilnya ditikam terik matahari. Panas tak membuatnya terhenti, atau mungkin bahkan tidak dirasakannya. Yang ada dalam pikirannya hanya satu, dia sedang mengemban tugas mulai dari ibu gurunya. Ibu Kasih, nama beliau. Si … Continue reading

Anak muda, pergilah! Tinggalkan Indonesia!

Ada seorang perempuan muda duduk dan sedang membaca buku. Dia takzim menyimak kata demi kata di buku itu dan sesekali melingkari lokasi-lokasi di peta yang menghiasi halaman yang sedang dibacanya dengan pena. Dari wajah dan buku yang dibaca, saya duga dia orang Jepang atau mungkin China. Entahlah. Saya duduk di sebelahnya, sebentar lagi pesawat akan … Continue reading

Kejutan untuk Ibu

Ibu saya mudah kagum dengan orang pintar, sedikit tergagap-gagap dengan kemewahan dan mudah merasa lebih rendah dari orang lain. Sempat bersekolah hanya enam tahun dalam hidupnya, ibu saya hidup dalam kesederhanaan pikir, kata dan laku. Meski begitu, sosoknya penuh perhatian dan peduli pada kegiatan anaknya yang mungkin lebih sering tidak dipahaminya. Ibu saya sulit membayangkan … Continue reading

Ada Apa dengan Cinta?

Saat kamu persoalkan satu purnama, sejatinya kamu telah melemparku pada sepotong ingatan lama. Ingatan lama tentang cinta yang penuh misteri, tak kuasa diungkap lewat ujar ujar dan mantra. Cinta yang awalnya berwujud kegelisahan yang hadir tanpa permisi karena sekedar tatapan atau aroma yang asing nan memikat. Cinta yang mengejawantah dalam lagu, senda gurau dan senandung … Continue reading

Kuliah Online yang Mudah, Murah, dan Wah

Saya sudah sering menceritakan soal kuliah online di blog ini. Saya pernah memberi kuliah online di ITS, di Paser, di Sidoarjo, di Papua dan banyak lagi. Kali ini agak berbeda, saya meminta orang lain untuk memberi kuliah online di kelas saya di Jogja. Namanya Imam Priambodo, anak muda lulusan Geodesi UNDIP yang bekerja di Fugro, … Continue reading

Tips Wawancara: Membangun Empati

Ada seorang perempuan muda masuk ruangan dan saya sudah menunggu dengan siap. Saya bertugas mewawancarai gadis itu untuk seleksi beasiswa di sebuah kabupaten di Kalimantan Timur. Saya mengamati dia berjalan agak cepat ke arah saya dan langsung duduk di sebuah kursi, tepat di depan meja. Kami berhadap-hadapan dan siap melakukan peran masing-masing. Berbeda dengan peserta … Continue reading

Tips Menjadi Moderator: Improvisasi di Tengah Jalan

Ada kalanya kita tidak siap untuk melakukan suatu tugas. Alasannya bisa banyak. Mungkin karena tidak punya waktu mempersiapkan, karena tugas itu memang bukan bidang keahlian kita atau semata mata karena kita pemalas. Saya akan ceritakan pengalaman saat menjadi moderator sebuah forum dan sebenarnya saya tidak siap sehingga harus berimprovisasi. Saya pernah menulis di blog ini … Continue reading

Di sebuah toilet di Perancis

Brest, Prancis, 4 Juni 2o14, Dingin menyengat meskipun bukan winter. Kota Brest sudah sepi karena malam telah larut. Hanya ada satu dua kendaraan yang melintas di depan hotel. Saya berdiri gelisah, menunggu penjemput yang tak kunjung datang. Saya lirik jam tangan, hampir jam 12 malam. Berdiri sendiri di depan sebuah hotel yang sepi di Kota … Continue reading

Pelajaran di Kursi 45 dari Anies Baswedan: Obyektif vs Netral

Badan masih terasa lelah, kantuk belum pergi sempurna ketika saya melangkah menuju pesawat Garuda yang akan menerbangkan saya dari Jogja ke Jakarta. Dari kejauhan nampak sesosok tubuh yang tak asing. Mas Anies Baswedan, saya segera mengenalinya. Beliau mendekati tangga dan termasuk dalam kelompok penumpang terakhir. Saya menyusul di belakangnya. “Mas Anies”, demikian saya sapa dan … Continue reading