Menjadi ayah yang lebai

Saya dibesarkan di sebuah desa yang perilaku warganya tidak penuh drama. Hari pertama sekolah tak ubahnya hari lain, tak ada yang istimewa. Para ayah tidak merasa wajib menemani anaknya untuk datang ke sekolah, tak juga menganggap kehadirannya akan berkesan dan berpengaruh pada masa depan anaknya. Mereka tidak gemar mendramatisir bahwa kehadiran orang tua di sekolah … Continue reading

Rahasia Cendikia

Pergilah bersamaku, menjelajahi Jambu Dwipa, negeri yang dipagari dupa menyala. Asapnya mengepul dan membentuk cendawan teduh. Mari kita susuri jalan setapak yang berpagar nyiur di kiri kanan, merunduk takzim mereka tiap kali kita melintas. Mereka melantunkan sapa “Namaskar” dan menanti senyummu yang sekali waktu kamu pamerkan di sela rasa malu. Mereka menunggu senyum itu, maka … Continue reading

Mahasiswa Senior VS Mahasiswa Baru

Kini masanya Mahasiswa Baru masuk kampus. Bagaimana dengan Mahasiswa Senior? Ayo kita simak bagaimana sebaiknya agar sama2 baik :) Mahasiswa Senior jangan galak berlebihan sama Mahasiswa Baru, tujuh tahun lagi, mereka bisa jadi bos kamu. Yang wajar2 saja ya :) Mahasiswa Senior yang paling galak saat orientasi, jangan sampai jadi yang paling gagap saat ditanya … Continue reading

Pak Polisi, Jangan Diskriminasi Umat Islam di Bali!

Made Kondang bergegas menuju rumah Jero Mangku Utama, tokoh masyarakat yang dituakan dan diindahkan nasihatnya karena konon bijaksana. Panas luar biasa hatinya menerima sebuah berita yang dikirim kawannya, Yan Koplar lewat hape. “Ini benar benar diskriminiasi”, guman Made Kondang menahan amarah. Dia tidak sabar bertemu Jero Mangku untuk menumpahkan segala amarah dan kesal yang memuncak. … Continue reading

Galungan di Tegaljadi

Kisanak, mampirlah ke Tegaljadi tepat saat Rabu Kliwon Dungulan dan saksikanlah geliat Galungan yang disambut suka cita kerabat kami. Kisanak akan tahu, kami punya seniman tak terbilang jumlahnya. Tak hanya sanggah kemulan dan candi bentar, jalanpun mereka ukir rupa-rupanya. Atau ini hanya pertanda tiada peduli Ibu Bupati, kisanak mungkin bisa meneliti. Laluilah jalanan desa kami … Continue reading

Sekali-sekali dosen juga perlu digampar!

Tahun 2013 saya pernah menulis kritik terhadap mahasiswa. Saya sebut kritik itu sebagai gamparan. Saya sengaja menggunakan bahasa sarkastik ketika itu agar lebih mudah dipahami. Dalam perjalanan saya mengajar yang belum seberapa lama, saya menyadari bahwa peran dosen sangat penting dalam membuat mahasiswa layak digampar atau tidak perlu digampar. Dengan kata lain, sebagai dosen saya … Continue reading

Sakit

Tahun 1999 saya pernah dirawat di Rumah Sakit Panti Rapih. Kala itu masih mahasiswa dan demam berdarah telah menundukkan saya. Ketika ditanya oleh Ibu saya, Asti, yang ketika itu masih jadi pacar, berkata setengah berkelakar “Bli Andi cuma perlu istirahat, Me’. Kalau tidak sakit, dia tidak akan istirahat”. Kata-kata itu saya ingat terus. Candaan itu … Continue reading

Ambalat Lagi

I MADE ANDI ARSANA Kompas | 4 Juli 2015 Pada 2005 silam hubungan Indonesia dan Malaysia sempat memanas karena sengketa Blok Ambalat di Laut Sulawesi. Satu dekade berlalu, ternyata Ambalat mencuat lagi dan menimbulkan keresahan yang hampir sama. Perihal perbatasan memang tidak sederhana. Indonesia berbagi daratan dengan Malaysia di Borneo sebagai konsekuensi dari kolonialisasi Inggris … Continue reading

Belajar Menulis Panjang

Saya paling semangat mengatakan bahwa menulis itu penting. Dampaknya bisa begitu hebat, nyata dan kadang instan. Cepat sekali. Oleh karena itulah saya selalu menyarankan mahasiswa saya untuk menulis. Tidak saja menyarankan, saya juga mewajibkan mereka. Agak berbeda dengan teman teman dosen lain, saya mewajibkan mahasiswa saya membuat blog dan menulis satu post setiap minggu setelah … Continue reading

Daftar Kegagalan

Mari kita cerita soal pelajaran paling berharga: kegagalan. Ini adalah jawaban atas pertanyaan dan kelakar beberapa kawan yang mengatakan “hidupmu sepertinya ga pernah gagal deh”. Semester V, IP saya 1,2. Ya, satu koma dua :) Tidak bangga tapi bersyukur pernah merasakan itu. Lebih maklum dengan mahasiswa sekarang :) Di transkrip S1 ada nilai D! Sampai … Continue reading