Ruangan Balai Senat UGM penuh sesak oleh mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Jogja. Mereka telah menunggu tidak kurang dari 1 jam sebelum akhirnya Menteri Luar Negeri RI, Ibu Retno Marsudi, tiba di ruangan. Gemuruh tepuk tangan dan teriakan bernuansa histeris terdengar menyambut Ibu Menteri yang memasuki ruangan dengan tenang dan tersenyum akrab.
Hari itu, Bu Retno mengenakan baju putih sederhana, dipadu dengan celana hitam hingga bawah lutut dan sepatu sporty. Gayanya memang santai dan gaul, cocok dengan kerumunan peserta kuliah umum yang mayoritas milenial. Sementara itu, saya duduk mengamati dengan seksama di deretan bangku paling depan, awas mengamati proses, siap sedia jika terjadi sesuatu yang membutuhkan intervensi. Saya adalah panitia yang dituntut selalu siaga.