"Go get ’em, tiger"


Peter Parker tiba-tiba saja menikmati kemasyurannya sebagai Spiderman. Pahlawan itu kini bukan lagi seorang pemalu yang lugu dan tidak menginginkan pujaan. Peter Parker menikmati keterkenalannya, dia kini merasa menjadi selebriti.

Ketika MJ datang ke apartemennya untuk curhat, Peter Parker yang kini merasa hebat tidak mampu menjadi pendengar yang baik. Sebaliknya dia menjadi orang yang sok bijaksana dengan membeberkan perjuangan Spiderman yang memang tidak mudah. Singkat kata, Peter menggurui MJ tanpa pernah tahu persoalan sebenarnya.

Ketika di tengah pembicaraan serius tiba-tiba ada panggilan untuk melakukan tindak penyelamatan, Peter yang merasa jadi pahlawan dengan segera memotong pembicaraan dengan MJ dan bersiap-siap beraksi. Peter yang merasa langkahnya sangat mulia tentu saja berharap MJ akan mendukungnya. Diapun berkata “Go get ’em tiger?” dengan nada mengharap dukungan dan menunggu MJ mengucapkan kalimat itu. Kalimat yang pada saat akhir Spiderman 2 menjadi ucapan pamungkas dan membuat Spiderman ketika itu melompat kegirangan menyelamatkan orang dengan gembira karena merasa memenangkan hati MJ.

Kini ucapan itu tidak dilontarkan MJ. MJ adalah seorang pacar yang mengharap Peter ada di sampingngnya ketika dia memerlukan. Beda halnya dengan Peter Parker, dia tidak menangkap itu dan menikmati aski kepahlawanannya. Bedanya dengan Spiderman ketika awal “karirnya”, kini menolong orang menjadi semacam kebutuhan untuk eksistensi diri. Singkat kata, berbuat kebajikan kini sudah menjadi media untuk meraih popularitas. Peter Parker berubah.

Ada beberapa pelajaran menarik dari Spiderman 3 yang memang ternyata sangat menarik untuk disimak.

Pertama, orang bisa berubah dengan drastis.
Perubahan sikap seorang Peter Parker yang semula lugu menjadi selebritis sangat ditonjolkan dalam film ini. Di satu sisi, hal ini juga mengobati keliaran naluri penonton yang, disadari ataupun tidak, kadang-kadang menginginkan seorang hero tampil gaul dan bebas dari aturan. Spiderman 3 telah menampilkan ini dengan menyuguhkan seorang Peter Parker sebagai sosok yang juga bisa urakan, gaul dan sedikit berangasan. Dalam hidupnya, seorang pahlawan tidak harus selalu santun, hemat, cermat, bersahaja, dan rajin menabung. Seorang pahlawan juga manusia biasa dan “berhak” untuk salah dan keliru.

Kedua, ancaman datang dari berbagai arah.
Peter Parker bersama Spiderman menghadapi persoalan yang secara paralel datang dari berbagai sumber dan tidak berkaitan. Beda dengan cerita sebelumnya yang cukup fokus dengan satu sumber masalah, Spiderman 3 menyuguhkan setidaknya 4 sumber masalah berbeda yang pada awalnya tidak berhubungan. Dalam hidup mungkin ini lebih realistis karena kenyataannya memang kita menghadpi berbagai kendala.

Ketiga, kesadaran dan kebangkitan adalah kuncinya.
Spiderman ternyata bukan seorang pahlawan yang bisa berjuang sendiri. Kesadaran yang muncul pada diri Harry yang semula memusuhinya justru menjadi kekuatan yang akhirnya membantu Spiderman dalam menumpas kejahatan. Selain itu, kebangkitan seorang Spiderman dari jebakan kemasyuran yang akhirnya menyelesaikan semuanya.

Pelajaran penting bisa diambil ketika dia menasihati Manusia Pasir bahwa semua orang pernah berbuat salah. Spiderman telah mengingatkan satu hal yang penting yaitu keberanian mengakui kesalaan dan kekuatan untuk memperbaikinya.

Singkat kata, film ini sangat menarik untuk disimak. Sarat akan aksi canggih (walaupun animasinya kadang masih kentara) dan juga pelajaran yang tinggi nilai filosifisnya. Kalau pada Spiderman 1, penonton diingatkan bahwa “with great power, comes great responsibility”, maka pada Spiderman 3 kita belajar lebih banyak bagaimana menerima ketidaksempurnaan sebagai sesuatu yang niscaya.

Bangkitlah dari keterpurukan dan Go get ’em, tiger!

Advertisements

Author: Andi Arsana

I am a lecturer and a full-time student of the universe

Bagaimana menurut Anda? What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s