Pintu

Berbagi pengalaman meraih beasiswa adalah seperti menahan pintu.
Mencoba menahan pintu

Satu hal baik yang saya pelajari selama berada di Australia adalah kebiasaan orang menahan pintu ketika memasuki sebuah ruangan. Jika tidak ditahan, pintu ini akan menutup dengan sendirinya. Karena ditahan, orang yang datang tepat setelah kita akan bisa memasuki ruangan dengan lebih mudah tanpa harus bersusah payah membuka pintu. Saya mencoba melakukan ini dan menikmati dengan sangat ketika seseorang di belakang saya sumringah wajahnya dan beterima kasih dengan tulus atas kemudahan kecil yang diperolehnya. Sejujurnya, saya tidak selalu berhasil melakukan ini karena perjalanan kadang bergegas dan tergesa. Namun saya tidak akan pernah lupa rasanya melihat orang di belakang saya senang dan tersenyum saat memasuki ruangan.

Perjalanan kita tak ubahnya membuka pintu dan memasuki ruangan. Kita berhak untuk melepaskan pintu itu sehingga tertutup rapat setelah kita berhasil memasuki ruangan. Namun kita juga bisa merelakan waktu untuk menahanya sejenak agar orang di belakang kita bisa memasuki ruangan dengan lebih mudah. Kita berhak bangga dengan jumlah pintu yang kita buka dan ruangan yang berhasil kita masuki. Namun kita juga bisa memilih untuk bahagia karena banyaknya orang yang bisa memasuki ruangan yang sama dengan mudah, karena pintunya kita tahan.