Sunyi di belakang rumah


Dahannya yang tua gemetar menahan tirani sang dingin yang tak pernah memberinya ampun. Jakaranda tua itu melenguh menghela nafas panjang menyaksikan aku yang termangu di dekat jendela memandang jauh ke langit yang muram. Hujan masih setia meneteskan air yang seperti tak kan berhenti walau tak juga beranjak lebat. Semua terasa segan menunjukkan jati diri dan kesepian menjadi pilihan paling tepat untuk mengindarkan diri dari perhatian. Jakaranda yang hanya merintih lirih, hujan yang bahkan mengurangi desahnya dan salju yang malu-malu tak mau lepas dari batang pohon adalah pertanda kesedihan. Tapi mereka tak mau menyuarakan kegelisahannya.
Aku yang masih melamun, disaksikan langit yang muram mendendangkan lagu perpisahan dalam hati kepada sahabat-sahabat bisu di belakang rumah. Sunyi hari ini adalah jati diri yang paling mewakili rasa yang gundah gulana. Sunyi di belakang rumah tiba-tiba meneteskan air mata, melambaikan tangan menandai kepergianku. Itulah yang kutakutkan selama tiga purnama ini, ketika bahkan mereka yang bisu ingin berbisik menyampaikan salam. Aku yang pergi dan mereka yang tertinggal adalah kenyataan yang sedih. Tak satupun mampu melawannya, walau ketakutan dan kebijaksanaan dinikahkan dalam puri cinta di malam purnama. Akan terjadi, sayangku. Aku tak kuasa menolaknya.

Kepada sunyi di belakang rumah, aku titipkan senyumku yang pernah tertinggal untuk siapa saja yang mengerti arti persahabatan, perjuangan, pemujaan dan juga cinta. Di dalam misteri waktumu, ijinkan aku mencari persinggahan lain tanpa melupakanmu.

Queens, hari terakhir

Advertisements

Author: Andi Arsana

I am a lecturer and a full-time student of the universe

Bagaimana menurut Anda? What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s