Bercinta di rumah sendiri


Bercinta malam ini jelas bebeda dari sebelumnya. Bukanlah tetesan peluh yang berbeda jumlahnya, bukan juga nikmat yang tidak sama rasanya. Keringat itu berbau bahkan dari dinding dan lantainya, dari atapnya, dari debu yang berserakan di atas meja dan selimut yang kusam menutupi keterbukaan kita. Keringat sendiri yang kita teteskan untuk mewujudkan istana ini. Kecil tapi adalah milik kita.

Bercinta malam ini tanpa bayaran, yang kalau dulu, setiap malamya bisa 20 keping emas. Kini sewa tak lagi dihitung. Tagihan tak lagi datang karena alasan cinta. Pembayaran tak lagi dilakukan untuk tiap tetes kenikmatan yang kita panen setiap malamnya. Bercinta malam ini cuma-cuma karena kita lakukan di rumah sendiri.

PS. Gambar diambil dari http://www.detikportal.com/images/ikonkamasutra.gif

Advertisements

Author: Andi Arsana

I am a lecturer and a full-time student of the universe

Bagaimana menurut Anda? What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s