Apakah ini Pembajakan?


Hari ini saya melihat tulisan saya dipampang di situs Menkopolkam. Sekilas ada rasa bangga, karena bagaimanapun juga ini artinya tulisan saya layak dimuat oleh sebuah situs kementrian di Indonesia.
Setelah saya perhatikan ternyata ada hal yang kurang memuaskan:

  1. Tulisan ini, walaupun mengkopi secara keseluruhan tulisan saya, tidak sama sekali menyebut nama saya sebagai penulis. Padahal dalam tulisan asli yang ada di blog ini, jelas saya menulis nama saya.
  2. Di situs menkopolkam, alamat tulisan dibuat madeandi.blogspot.com sebagai sumber tulisan. Ini saya pikir sangat baik, walaupun penulisan URL inipun tidak lengkap karena tidak mengacu kepada URL tulisan yang dimaksud tetapi URL umum. Tetap saja, saya belum menemukan alasan mengapa nama penulis tidak dicantumkan.
  3. Tulisan ini dikutip bahkan hingga footnote-nya di mana footnote itu merupakan identitas saya sebagai penulis yang digunakan untuk menjelaskan nama saya sebagai penulis. Aneh sekali kelihatannya karena identitas saya (profesi dan institusi) sebagai penulis ada di sana tetapa nama saya tidak terkopi. Akhirnya saya berharap ini sebuah keteledoran biasa, lupa mengkopi, walaupun sesungguhnya hampir tidak mungkin.
  4. Sayapun berniat untuk memberikan komentar dan kritik atas kejadian ini. Bukan apa-apa, hanya sekedar mengingatkan agar kekeliruan kecil seperti ini tidak terjadi lagi. Bagaimanapun juga menurut saya ini adalah sebuah pelanggaran kode etik ilmiah.
  5. Seperti halnya anekdot yang berkembang saat ini, bahwa semua situs pemerintah memiliki link untuk “kritik dan saran” tetapi link tersebut tidak aktif. Demikian pula halnya dengan situ Menkopolkam ini, sayang sekali.
  6. Saya telah meng-capture semua tampilan situs Menkopolkam yang terkait dengan tulisan ini

Saya yang bangga menjadi orang Indonesia, menjadi sedikit kecewa dan akhirnya terpaksa menuliskan ini di sini. Semoga menjadi pelajaran buat kita semua. Jika kebetulan Anda memiliki akses ke Menkopolkam, ada baiknya hal ini diingatkan. Saya tentu saja tidak semangat memperpanjang perkara “kecil” ini namun setidaknya kita saling menghargai hasil karya masing-masing. Ada pendapat?

Unknown's avatar

Author: Andi Arsana

I am a lecturer and a full-time student of the universe

3 thoughts on “Apakah ini Pembajakan?”

  1. Menjadi pencerah di tengah kehidupan bangsa yang sedang membangkitkan diri dari keterpurukan terkadang perlu kesabaran. Sabar untuk mengajar dan mengajar untuk sabar. Tentunya seiring waktu, Indonesia akan berubah menjadi bangsa yang lebih baik dan maju. Salam pencerah anak bangsa.

Leave a reply to Mahatmanta Cancel reply