You’re Under Arrest!


[pelecehan maya]

Satu lagi bukti kehandalan security UNSW.
Beberapa hari yang lalu ada seseorang berkunjung ke website saya (http://madeandi.staff.ugm.ac.id) dan menulis pesan di “shout box” yang menurut saya kurang sopan. Ketidaksopanan pesan itu saya identifikasi dengan beberapa hal:

1. Tidak menyebutkan identitas asli
2. Mengganti identitas dengan sesuatu yang tidak sopan/layak
3. Menggunakan kata sapaan yang tidak semestinya

Sesungguhnya isi pesan itu benar adanya dan saya sangat hargai kritik dan koreksi yang disampaikan. Hanya saja, menurut saya pesan sebaik itu semestinya bisa disampaikan dengan cara yang lebih santun, etis dan intelek. Mengingat website itu adalah situs resmi (UGM), ketidaksopanan itu saya anggap sangat serius. Saya merasa berhak untuk mengusut siapa yang telah menulis pesan tidak sopan tersebut.
Dengan bantuan Pak Google saya berhasil melacak IP# si penulis dan ternyata pesan itu ditulis dari sebuah komputer dalam jaringan UNSW. Saya pun tidak tanggung-tanggung melaporkan itu kepada abuse@unsw.edu.au karena saya meyakini UNSW pasti memiliki log yang sangat detail untuk setiap aktivitas di jaringannya. Setelah melakukan komunikasi untuk verifikasi beberapa hal, dipastikanlah bahwa pesan itu berasal dari sebuah komputer di Fakultas X di UNSW. Saya pun tidak berhenti sampai di sana, dengan referensi orang IT UNSW, saya menghubungi orang IT fakultas X dan meminta agar investigasi dilanjutkan. Beberapa saat kemudian saya mendapat hasil resmi bahwa komputer yang sedang diselidiki adalah inventaris dari sebuah school Y dalam fakultas X.

Investasi melibatkan orang IT dihentikan sejenak dan saya melakukan investigasi sendiri. Data dan asumsi yang saya gunakan adalah:

  1. Meskipun bisa saja orang menemukan website saya melalui search engine, saya berasumsi belum ada orang yang ‘iseng’ mencari saya di dunia maya. Saya berasumsi orang yang menulis pesan tersebut mengetahui alamat website saya dari signature email yang saya kirim. Artinya orang ini pernah menerima/membaca email saya.
  2. Dengan mempercayai hasil investigasi orang IT UNSW, saya berkesimpulan bahwa si penulis adalah orang Indonesia yang merupakan mahasiswa postgraduate di school Y, fakultas X.
  3. Ada dua kemungkinan, AusAID atau bukan AusAID.
  4. Kembali ke poin 1, saya menduga bahwa orang ini adalah salah satu AusAIDers mengingat pernah menerima/membaca email saya. Saya meyakini email yang dimaksud adalah email di milis ausaid-indo-unsw@yahoogroups.com mengingat saya tidak pernah (setidaknya selama dua bulan terakhir) mengirim email ke mahasiswa UNSW Indonesia non-AusAID.
  5. Poin 4 diperkuat dengan melihat waktu posting pesan yang terjadi beberapa saat setelah saya mengirimkan sebuah email ke milis tersebut di atas. Asumsinya, orang tersebut membaca email saya dan selanjutnya mengujungi website dengan mengklik alamat situs yang ada di signature.
  6. Dengan data dan asumsi di atas, saya akhirnya mencurigai (sekali lagi, mencurigi, bukan menuduh) seseorang. Di tangan saya kini sudah ada identitas orang yang saya maksud. Kesimpulan ini didukung oleh kenyataan (setahu saya) bahwa hanya ada 1 (satu ) mahasiswa AusAID Indonesia di school Y, Fakultas X, UNSW.
  7. Data dan asumsi di atas bisa saja salah karena itu saya tidak pernah gegabah dengan menuduh seseorang.

Dengan berbekal dugaan tersebut di atas saya kembali menghubungi orang IT school Y, dikonfirmasi bahwa sangat mungkin bagi mereka untuk mendapatkan identitas orang yang saya cari. Sebelum melakukan investigasi lanjut dia menyarankan, jika saya menganggap kejadian ini benar-benar suatu pelecehan dan menimbulkan ketidaknyamanan, saya bisa melaporkan kepada Federal Police karena dengan itu akan mudah dilakukan ekstraksi data dan orang yang saya cari ‘tertangkap’ dengan meyakinkan.
Pertanyaannya sekarang, haruskah saya melaporkan kejadian “kecil” ini kepada Federal Police dan selanjutnya akan terjadi kehebohan yang melibatkan anak bangsa saya sendiri? Bagaimana menurut Anda?

Unknown's avatar

Author: Andi Arsana

I am a lecturer and a full-time student of the universe

5 thoughts on “You’re Under Arrest!”

  1. wah kalo menurutku sih itu dah offensive banget …
    apalagi lewat publik gitu dan dalam kacamata kesopanan
    indonesia … web site kan termasuk publik ….

  2. Memang itu offensive banget De, itu posting nya kampungan dan ndeso. Kalau kamu ngelayani dia apa nggak turun level nantinya De. Do’ain aja orangnya di kembalikan ke jalan yang benar.

  3. sebagai orang Indonesia yang menjunjung tinggi musyawarah mufakat dan kekeluargaan mungkin ada baiknya secara person to person aja di diskusikan, tanya apa maksudnya dan karena dia telah menebar angin minta aja untuk me-recallnya sebelum menjadi badai…
    itu pendapat saya Bli Andi… stay cool and good luck:)

Leave a reply to Baihaqi Cancel reply