Cerita Saya Sekolah S2 #4 Ambalat, Menulis di Koran dan Ribut dengan Supervisor

dari bagian 3 Sampai hampir setahun saya menjalani kuliah S2 di UNSW, Sydney, saya belum menemukan satu pencerahan apakah bidang yang saya tekuni ini benar dan bermanfaat. Belum ada senior saya di Teknik Geodesi UGM yang menekuni bidang batas maritim jadi saya seperti tidak punya cermin atau panutan. Hari-hari di Sydney saya isi dengan membaca … Continue reading “Cerita Saya Sekolah S2 #4 Ambalat, Menulis di Koran dan Ribut dengan Supervisor”

Ambalat Lagi

I MADE ANDI ARSANA Kompas | 4 Juli 2015 Pada 2005 silam hubungan Indonesia dan Malaysia sempat memanas karena sengketa Blok Ambalat di Laut Sulawesi. Satu dekade berlalu, ternyata Ambalat mencuat lagi dan menimbulkan keresahan yang hampir sama. Perihal perbatasan memang tidak sederhana. Indonesia berbagi daratan dengan Malaysia di Borneo sebagai konsekuensi dari kolonialisasi Inggris … Continue reading “Ambalat Lagi”

Pahami Ambalat

Untuk merespon gonjang ganjing terkait kasus Ambalat belakangan ini, tadi saya melakukan kultwit. Untuk mendokumentasikan lebih baik, twit itu saya posting kembali di blog ini. Semoga bermanfaat. Masyarakat umumnya memahami bahwa Ambalat adalah semua kawasan laut di sebelah timur Borneo dan jadi sengketa Indonesia-Malaysia. Bayangkan peta, borneo dibagi dua: selatan (Kalimantan) untuk Indonesia, utara (Sabah, … Continue reading “Pahami Ambalat”

Ambalat

September tahun 2005, ketika saya memperkenalkan putri pertama kami kepada khalayak, sebagian besar menuduh secara positif bahwa kata “Ambalita” pada Putu Ambalita Pitaloka Arsana diilhami oleh “Ambalat”. Meski dengan segala kecerdasan saya mengait-ngaitkan Ambalita dengan Dewi Amba dari Kerajaan Kasi, yang akhirnya menitis dalam reinkarnasinya menjadi Srikandi, tetap saja banyak yang tersenyum geli. Menariknya, kawan-kawan … Continue reading “Ambalat”

Gosong Niger: Another Ambalat?

‘s Opinion and Editorial – March 16, 2006 I Made Andi Arsana and Clive Schofield, New South Wales, Australia It seems that conflicting claims concerning international boundaries between Indonesia and Malaysia will continue unabated. One very prominent case emerged last year over the Ambalat offshore area and it led to serious tension. While negotiations on … Continue reading “Gosong Niger: Another Ambalat?”

Rapuhnya Batas Wilayah Negara Kepulauan Indonesia: Refleksi masyarakat kita untuk Ambalat

[Sebuah catatan kecil dari Seminar Nasional] I Made Andi Arsana Seminar yang diprakarsai oleh Keluarga Mahasiswa Teknik Geodesi dan didukung sepenuhnya oleh Bakosurtanal ini dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik, Prof. Indarto pada pukul 9.00 pagi, 3 Mei 2005. Ada beberapa catatan penting yang perlu disimak dari seminar ini dan merupakan fenomena menarik sekaligus refleksi masyarakat … Continue reading “Rapuhnya Batas Wilayah Negara Kepulauan Indonesia: Refleksi masyarakat kita untuk Ambalat”

Ada Apa dengan Ambalat?

[sebuah pandangan] I Made Andi Arsana 1 PengantarKeputusan Malaysia untuk memberikan konsesi penambangan dan pengelolaan miyak di kawasan Ambalat kepada Royal Dutch Shell dan perusahaan lain pada bulan Februari 2005 telah mengundang reaksi yang cukup keras dari pemerintah maupun masyarakat Indonesia. Keputusan ini mengindikasikan bahwa Malaysia yakin Ambalat berada di dalam teritori mereka. Sementara itu, … Continue reading “Ada Apa dengan Ambalat?”

Kisah Saya Sekolah S2 #3: Banyak Baca, Banyak Tugas, Kurang Tidur, Tetap Bodoh!

… sambungan dari bagian 2 Ada satu buku tebal yang harus dimiliki (dibeli) untuk mata kuliah Global Navigation Satellite Systems (GNSS). Buku itu berisi kumpulan tulisan tentang perkembangan GNSS dari segi teori maupun teknologi. Ada juga tulisan populer dan artikel jurnal ilmiah. Singkatnya, itu adalah bahan bacaan pendukung kuliah tersebut. Semua orang harus membaca. Sejujurnya, … Continue reading “Kisah Saya Sekolah S2 #3: Banyak Baca, Banyak Tugas, Kurang Tidur, Tetap Bodoh!”

Sakit

Tahun 1999 saya pernah dirawat di Rumah Sakit Panti Rapih. Kala itu masih mahasiswa dan demam berdarah telah menundukkan saya. Ketika ditanya oleh Ibu saya, Asti, yang ketika itu masih jadi pacar, berkata setengah berkelakar “Bli Andi cuma perlu istirahat, Me’. Kalau tidak sakit, dia tidak akan istirahat”. Kata-kata itu saya ingat terus. Candaan itu … Continue reading “Sakit”

Kejutan untuk Ibu

Ibu saya mudah kagum dengan orang pintar, sedikit tergagap-gagap dengan kemewahan dan mudah merasa lebih rendah dari orang lain. Sempat bersekolah hanya enam tahun dalam hidupnya, ibu saya hidup dalam kesederhanaan pikir, kata dan laku. Meski begitu, sosoknya penuh perhatian dan peduli pada kegiatan anaknya yang mungkin lebih sering tidak dipahaminya. Ibu saya sulit membayangkan … Continue reading “Kejutan untuk Ibu”